Banyak Pengusaha di Mimika Belum Patuhi Transaksi Lewat Tax Online, Bapenda akan Terapkan Sanksi

by -
Tax online
Kasubid Pemeriksa Pajak, Konsultasi Keberatan dan Banding, Benyamin Tandiseno, SE (tengah) saat menyerahkan alat POS ke Pemilik RM Pondok Mujair.

Timika, fajarpapua.com – Terhitung sudah lebih dari satu tahun, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika telah menerapkan penggunaan aplikasi tax online melalui perangkat point’ of sales (POS) yang dipasang di tempat usaha milik pengusaha.

Namun sayangnya, banyak dari pengusaha yang berkedudukan sebagai wajib pungut yang belum mematuhi penggunaan alat tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Mimika melalui Kasubid Pemeriksa Pajak, Konsultasi Keberatan dan Banding, Benyamin Tandiseno, SE saat ditemui Fajar Papua, Kamis. Menurutnya, jika hal ini terus berlangsung, pihaknya akan menerapkan sanksi kepada pengusaha yang tidak patuh tersebut.

“Kami terus menghimbau agar wajib pungut yaitu pengusaha untuk mematuhi dan berkerjasama dengan selalu mengunakan alat untuk transaksi pembayaran, ” ujar Tandiseno.

Menurutnya, dengan mematuhi kaidah transaksi melalui perangkat POS tersebut merupakan salah satu wujud sumbangsih para pengusaha untuk pembangunan Kabupaten Mimika. “Pajak yan bapak ibu pengusaha setorkan, saya kira kita sudah lihat dan nikmati hasilnya yang diantaranya diperuntukan untuk kepentingan umum termasuk pembangunan infrastruktur” ujarnya.

Tandiseno menegaskan, meski relatif lebih baik, namun masih ada pengusaha yang tidak patuh atau melaksanakan transaksi tidak dengan perangkat tax online. “Saya harus bilang banyak diantara pengusaha madih ada yang kurang peduli. Terima kasih kepada bapak ibu yang dengan sadar dan peduli mempergunakan alat transaksi tetsebut,” ujarnya.