Turun ke Mappi, Fauzun Nihayah Temukan Soal, Tenyata Tak Ada Dokter di Puskesmas Kotiak

by -
Fauzun Nihayah
Kunjungan Anggota DPRP Provinsi Papua, Fauzun Nihayah ke Puskesmas Kotiak, Distrik Passue, Mappi. Rabu (10/3).

Merauke, fajarpapua.com – Lagi-lagi, Anggota DPRP Provinsi Papua Fraksi NasDem, Fauzun Nihayah melaksanakan turba (turun ke bawah) dan menyatu dengan rakyat. Tak jemu-jemunya, dia turun ke tengah masyarakat guna memastikan pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, kesejahteraan ekonomi dan ketersediaan infrastruktur pembangunan.

Inilah bentuk kepeduliannya sebagai wakil rakyat, karena ia menyadari sepenuhnya bahwa dirinya hanyalah didaulat atau dimandati rakyat. Rakyat lah yang sepenuhnya berkuasa dan punya mandat itu. Maka sudah sepantasnya dia turun mengabdi untuk rakyat dan menjaring berbagai aspirasi (keluhan) untuk diperjuangkan kelak di forum sidang rakyat di DPRP.

Padahal di reses sebulan sebelumnya, turba yang sama sudah dilakukan dengan ‘blusukan’ ke Distrik Jagebob mengecek kerusakan infrastruktur jalan yang dikeluhkan warga.

Kali ini, Srikandi yang duduk di kursi parlemen rakyat Provinsi Papua ini berkunjung ke Kabupaten Mappi. Fauzun Nihayah menyambangi Puskesmas Kotiak, di Distrik Passue, Mappi untuk memastikan ada tidaknya pelayanan kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Tentu, kunjungan yang ia lakukan ini tetap mengedepankan tata cara sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Di sana, di Puskesmas Kotiak, Distrik Passue Sang Wakil Rakyat ini mengakui tenaga kesehatan semuanya sudah divaksin dan ketersediaan obat-obatan pun aman dan tercukupi.

Namun yang menjadi masalah, aku Fauzun, tidak adanya tenaga dokter yang melayani pasien di Puskesmas Kotiak. Padahal, puskesmas ini menjadi tempat berobat warga masyarakat dari beberapa kampung di Distrik Passue, Kabupaten Mappi.

“Ya, benar mas, tidak ada dokter di sana. Itulah yang menjadi masalah. Selama ini Puskesmas Kotiak menjadi tempat berobat penduduk dari beberapa kampung di Distrik Passue. Tapi, memang benar, faktanya tidak ada dokter di puskesmas itu. Dan saya lakukan pengecekan ini,” ungkap Fauzun Nihayah melalui pesan singkat WhatsAppnya yang dikirim kepada fajarpapua.com, Kamis (11/3).