Polisi Selalu Datang Terlambat, Kapolda Papua Resmikan Poskamling Induk Nawaripi

by -
Pos PeKa
Kapolda meresmikan Poskamling Induk Nawaripi.

Timika, fajarpapua.com – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri meresmikan Poskamling Induk di Kampung Nawaripi, Senin (15/3) malam.

Sekedar diketahui, pos tersebut didirikan secara bersama-sama antara kepolisian dan warga dengan satu tekad Nawaripi yang tidak ribut, yang tidak mabuk dan tidak ada buat rusak pemukiman warga.

Kapolda Papua mengatakan pos sebagai sarana agar warga dapat bersama ciptakan keamanan bersama sehingga kampung tidak lagi ribut, kampung tidak lagi buat onar.

“Khusus buat saudara- saudara saya, Kamoro harus jaga kampung ini dengan tidak lagi mabuk-mabuk. Jangan ada yang bawa Miras ke kampung ini. Ini sudah ada pos mari kita jaga sama-sama supaya Nawaripi menjadi kota yang aman dan pakai pos ini sebagai tempat untuk melindungi warga supaya tidak diganggu orang luar maupun orang di dalam,” pesan Kapolda Fakhiri.

Semua warga Nawaripi harus bisa menjaga keamanan dilingkungan sendiri. “Bila Nawaripi aman maka Timika akan aman,” ujarnya.

BACA JUGA:  3 Pencuri Motor di Timika Berhasil Ditangkap Anggota Pos PeKa SP 2, Coba Lawan Pakai Alat Visum

Kapolda Fakhiri meminta Kapolres Mimika untuk mengatur anggota termasuk ada perwira yang selalu mobile di pos peduli keamanan ini (PEKA).

Sementara Kapolres Mimika AKBP I Gde Era Adinatha SIK mengatakan pos ini berdiri atas inisiatif kepala kampung, warga bersama kepolisian.

Berdirinya pos ini, kata Era, karena beberapa kali ada laporan warga dan polisi selalu datang terlambat.

“Beberapa kali kejadian selalu sama, polisi tiba kasusnya selesai. Saya berterima kasih kepada kepala kampung dan warga yang sudah peduli dengan keamanan Kampung Nawaripi,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun mengatakan pembangunan pos induk atas inisiatif warga, aparat kampung dan mendapat dukungan penuh dari Polres Mimika serts Polsek Mimika Baru.

Nawaripi kata Norbertus dikenal sebagai kampung Texas. “Setiap hari, setiap malam kacau terus,” keluhnya.