Ricuh !!! di RSUD Merauke Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Paksa Pihak Keluarga

by -
Merauke
Keluarga ricuh di RSUD Merauke

Merauke, fajarpapua.com – Kericuhan massa terjadi di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke sekitar pukul 16.00 WIT, Sabtu (20/3). Kericuhan itu ditengarai oleh ketidakpuasan sekelompok massa yang mengklaim sebagai keluarga dari pasien berinisial MFK (21).

Pasien yang berjenis kelamin perempuan ini oleh pihak RSUD Merauke dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIT karena terpapar Covid-19.

Oleh karena dinyatakan meninggal akibat Covid, keluarga pasien marah. Mereka melakukan aksi penolakan dan mengambil paksa jenazah dari ruang IGD Covid. Mereka juga melakukan pengerusakan beberapa fasilitas RSUD Merauke.

Informasi yang dihimpun fajarpapua.com menyebut, kronologisnya bermula ketika keluarga pasien mendapat kabar sekitar pukul 13.00 WIT bahwa saudara mereka dinyatakan telah meninggal dunia di RSUD Merauke, karena positif Covid-19.

Tidak terima dengan hal itu, mereka langsung mendatangi rumah sakit dan menyatakan bahwa saudara mereka meninggal bukan disebabkan oleh Covid-19, tetapi sakit malaria.

Mereka semakin marah, lantaran tidak ada pihak dari RSUD Merauke datang menemui mereka untuk memberikan penjelasan.

Sekitar pukul 16.00 WIT, massa yang mengklaim sebagai keluarga pasien ini menuntut agar pasien yang meninggal itu dikeluarkan untuk diurus sendiri, sekaligus mereka meminta surat kematian dari RSUD sebagai dasar untuk mengirim pasien meninggal ke Kabupaten Mappi dengan biaya tanggungan pemda.

Setelah adanya negosiasi yang dilakukan antara salah satu anggota keluarga bersama aparat kepolisian dengan pihak rumah sakit, kemarahan mereka berangsur mereda. Keluarga akhirnya menerima dan meminta agar pihak rumah sakit segera melakukan penanganan lanjut terhadap pasien yang meninggal.

Namun karena dinilai lambannya penanganan, sekitar pukul 18.10 WIT keluarga pasien merangsek masuk ke ruang IGD Covid dan mengambil paksa pasien yang meninggal lalu digotong keluar. Jenazah kemudian dibawa pulang menggunakan angkutan umum ke rumah keluarga di belakang rumah sakit.

Ketika sedang mengawal jenazah, sebagian anggota keluarga yang belum puas melakukan pengerusakan fasilitas rumah sakit. Mereka melempar kaca mobil ambulans dan jendela kamar jenazah dengan batu hingga pecah.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.