Fakta-Fakta Serangan Teroris di Mabes Polri

by -
Terduga Pelaku Terorisme di Mabes Polri
Terduga Pelaku Terorisme di Mabes Polri

AREA Mabes Polri, Jakarta Selatan, dilaporkan mendapat serangan dari seorang terduga teroris pada Rabu (31/3) sore ini.

Penyerangan dilakukan di salah satu halaman gedung baru Bareskrim Polri. Berikut adalah fakta-fakta penyerangan di Mabes Polri.

  1. Terjadi sekitar pukul 16:45 WIB
    Peristiwa penembakan di mabes Polri dilaporkan terjadi sekitar pukul 16:45 WIB pada Rabu (31/3). Pelaku terlihat mendatangi area di Rupatama Mabes Polri sebelum terdengar suara baku tembak.
  2. Terdengar enam/tujuh kali tembakan
    Dilansir dari Merdeka, salah satu anggota Polri bernama Ilham yang berada di TKP menceritakan setidaknya ada enam kali tembakan. Namun menurut juru parkir bernama Ari yang diwawancarai CNN Indonesia, terdengar tujuh kali tembakan.
  3. Pelaku memakai baju hitam dan bawahan panjang.
    Berdasarkan video yang beredar, terduga teroris memakai baju hitam dan bawahan panjang. Ia terlihat menodongkan senjata sebelum dilumpuhkan oleh tembakan petugas. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan.
  4. Pelaku diduga lebih dari satu orang
    Menurut keterangan Ari juru parkir setempat, ada sedikitnya dua orang yang berusaha menerobos area Mabes Polri. Awalnya ia melihat ada seorang laki-laki ikut menyertai sosok berhijab. Dikatakan bahwa laki-laki ini tidak terlihat setelah sosok berhijab berhasil dilumpuhkan oleh polisi.
  5. Segera dilumpuhkan dengan tembakan
    Petugas polisi yang berjaga dilaporkan segera melumpuhkan pelaku dengan tembakan pasca terjadi penyerangan. Setelah kejadian, semua akses masuk Mabes Polri ditutup dan personel lengkap diterjunkan ke TKP.
  6. Belum ada keterangan resmi mengenai korban tewas
    Belum ada keterangan resmi mengenai korban dari serangan di Mabes Polri sore tadi. Namun menurut laporan, ada sosok tergeletak di halaman depan pintu Rupatama area Mabes Polri diduga pelaku penembakan. Berdasarkan laporan Kompas, diketahui bahwa orang tersebut telah meninggal dunia.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait pelaku penyerangan tersebut. Untuk informasi lebih lanjut, pihak kepolisian masih belum memberikan pernyataan secara detail. (*)