Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Kasat Reskrim Abal-abal Nyaris Tipu 7 Warga Timika, Ini Modusnya

SMS atas nama Kasat Reskrim Polres Mimika
SMS atas nama Kasat Reskrim Polres MimikaFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Tujuh warga Kota Timika nyaris menjadi korban aksi penipuan yang dilakukan melalui short message services (SMS) oleh orang tak dikenal.

Dalam melakukan aksinya, pelaku kepada seluruh calon korban mengaku sebagai Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto.

Selain itu dari sejumlah calon korban diketahui, pelaku dalam melakukan aksinya diduga berjumlah lebih dari satu orang.

Kedua pelaku dalam menjalankan aksi penipuannya memiliki peran yang berbeda-beda. Dimana satu orang mengaku sebagai Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto dan satunya lagi berperan untuk meyakinkan agar korban bisa mentransfer sejumlah dana kepada Kasat Reskrim "abal-abal" tersebut melalui nomor rekening yang sudah disebutkan.

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan Kasat Intel Polres Jayawijaya(Opens in a new browser tab)

Sementara modus penipuan yang dilakukan, yang mengatasnamakan AKP Hermanto mengaku baru berangkat dari Timika ke Jakarta. Alasan kesulitan dana pelaku meminta atau meminjam uang untuk membeli tiket untuk balik ke Timika.

Kepada calon korbannya, pelaku mengirim SMS dan menggunakan kalimat yang sopan layaknya anggota kepolisian.

Setelah mendapat respon dari calon korbannya, Kasat Reskrim "abal-abal" kemudian mengarahkan korban untuk melanjutkan percakapannya ke rekannya yang seseorang yang mengaku bernama Johan.

Johan inilah yang kemudian mengarahkan korban untuk mentransfer uang melalui nomor rekening BNI 0917589379 atas nama Robi Ramadhan.

Sedangkan nomor Ponsel yang digunakan pelaku yaitu 085363808673 dan setelah dilacak nomor tersebut diketahui aktif di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kabupaten Kota Pekan Baru, Provinsi Riau.

Kasat Reskrim Pores Mimika, AKP Hermanto kepada fajarpapua.com, Kamis (21/4) mengatakan, hingga kini sudah terdapat 7 calon korban yang seluruhnya warga Timika.

"Tadi malam yang terbaru satu orang, telpon saya katanya ada nomor baru ngaku jadi saya minta transfer uang, saya langsung katakan itu penipuan, nomor saya hanya satu," ucapnya.

Namun demikian, ujar AKP Hermanto, hingga saat ini belum ada laporan adanya korban yang berhasil ditipu oleh pelaku.

"Calon korban saja yang saya ketahui, sebanyak 7 orang, selebihnya belum tahu ada korban yang berhasil ditipu, kami belum menerima LP," jelasnya.

AKP Hermanto menghimbau seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Mimika agar jangan mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan dirinya.(rul)