Hengky Ndiken Ketua Kadin  Merauke, Ronal Antonio: Kadin Tak Urus Proyek Pemerintah

by -
Penyerahan Pataka olek Waketum Kadin Provinsi Papua kepada Ketua Kadin Merauke
Penyerahan Pataka olek Waketum Kadin Provinsi Papua kepada Ketua Kadin Merauke

Merauke, fajarpapua.com – Hendrikus Hengky Ndiken terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Merauke periode 2021-2026 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di lantai 2 Swiss-belHotel Merauke, Senin (26/4).

Muscab Kamar Dagang Industri Kabupaten Merauke ini dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Kadin Provinsi Papua, Ronal Antonio dan dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota yang lama maupun baru. Muscab Kadin itu juga langsung mengukuhkan dan melantik ketua/pengurus baru yang terpilih dalam proses itu.

Waketum Kadin Provinsi Papua, Ronal Antonio mengatakan, dalam musyawarah cabang itu ketua dan pengurus telah terpilih secara aklamasi dan dilakukan pelantikan sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) Kadin Indonesia. Muscab serupa juga akan dilaksanakan untuk kabupaten-kabupaten lain di Papua guna mencapai target lebih dari 50 persen. Target tersebut menjadi acuan untuk bisa melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) Kadin Provinsi Papua.

BACA JUGA:  Ketika Wakil Rakyat Hadir dan Memberi Dukungan Motivasi Pendidikan Anak-Anak Papua

“Sudah ada definitif 2 kabupaten, dan yang kami jalankan sekarang 5 kabupaten, sehingga tambah 2 menjadi 7. Tambah Merauke ini menjadi 8. Masa kepengurusan lalu sudah berakhir. Kami pengurus karateker mengecek data di kami yang definitif tinggal Waropen dan Timika, sehingga sisa dari pada itu kami harus lakukan musyawarah dan memilih ketua.

“Harapan kami dengan terpilihnya Pak Hengky Ndiken, beliau adalah pengusaha senior yang luar biasa sukses di Merauke, mungkin bisa memimpin teman-teman yang ada di kabupaten ini untuk mendatangkan investor. Dengan demikian dunia usaha di Kabupaten Merauke bisa lebih baik dan bisa bekerja sama dengan pihak pemerintah daerah Kabupaten Merauke dan Provinsi Papua,” ucap Ronal Antonio kepada wartawan.
Ronal menegaskan, Kadin bukan mengurus proyek pemerintah, tetapi menangani ekonomi dan bisnis yang riil, misalnya mendatangkan investor, mengurus pertanian, perikanan dan sebagainya.