Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Bahas Persiapan Bidang, LPPD Provinsi Papua Gelar Rapat Teknis Bersama Panpel Pesarawi XIII Se- Tanah Papua

Ketua Umum Johannes Rettob saat menyampaikan sambutan pada pembukaan rapat teknis.
Ketua Umum Johannes Rettob saat menyampaikan sambutan pada pembukaan rapat teknis.Foto / PAPUA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Jayapura, fajarpapua.com - Terhitung mulai 27 hingga 29 April 2021 mendatang, LPPD Provinsi Papua bersama Panitia Penyelenggara Pesparawi XIII SeTanah Papua menggelar rapat teknis di Grand Abe Hotel, Jayapura.

Rapat dihadiri Ketua LPPD Papua, Drs. Ella Loupatty MM, Ketua Umum Panitia Penyelenggara Johannes Rettob S.Sos,MM, Sekretaris Umum Dr Nyoman Arka Putu Gede dan utusan 21 koordinator/wakil koordiantor bidang kepanitiaan.

Rapat hari pertama, Selasa (27/4), dimulai pukul 13.30 WIT yang diawali ibadah dipimpin oleh Pdt Frits Soparue S.Si.Teol.

Sekitar pukul 14.30 dilanjutkan upacara pembukaan. Ketua Umum, Johannes Rettob dalam sambutannya mengemukakan, beberapa waktu lalu, sejak Panpel menggelar pertemuan dengan LPPD Provinsi Papua di Timika, saat itu semangat panitia untuk kembali mempersiapkan pelaksanaan Pesparawi mulai tumbuh.

"Begitu tim pulang, semua panitia bersemangat lagi. Semua aktif kembali. Saya berharap semangat ini terus dipelihara sampai Pesparawi nanti," ungkap JR.

Ia mengatakan, sebenarnya sebelum Raker dengan LPPD Provinsi Papua, Panpel Pesarawi XIII Setanah Papua menggelar rapat besar untuk finalisasi program.

"Hanya saja waktu kami mau buat undangan rapat besar, tepat di hari Jumat lalu, ketua DPRD kami meninggal dunia. Kami berduka dan kegiatan itu saya batalkan," ungkapnya.

Dikatakan, hasil rapat bersama LPPD selama tiga hari ini akan difinalisasi. "Nanti kami pulang ke Timika untuk perbaikan berdasarkan masukan, lalu panitia datang lagi atau undang LPPD ke Timika untuk kita rapat pemantapan akhir," ujarnya.

Sementara Ketua LPPD Provinsi Papua Drs Elia Loupatty MM berharap semua bidang kepanitiaan yang hadir mempresentasi program apa saja yang dipersiapkan supaya bisa dilengkapi jika ada kekurangan.

"Sampaikan saja supaya kita bisa koreksi bersama. Karena kita harap penyelenggaraan Pesparawi XIII Setanah Papua di Timika harus berkualitas," tukasnya.

Tuntutan Pesparawi XIII di Mimika harus lebih berkualitas sebab secara SDM panitia sudah semakin matang, apalagi kinerja dibantu teknologi android.

"Memang kita dihadapi pandemi covid 19, tapi justru dengan covid ini semestinya membuat kita semakin tajam," paparnya.

Dia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika benar-benar memastikan agar jangan sampai ada lonjakan kasus covid 19 yang luar biasa.

"Jangan sampai PON dan Pesparawi terganggu. Memang perkembangan secara nasional menurun apalagi setelah embargo India mudah-mudahan tidak sampai mengganggu kita. Mari kita rancang bersama supaya Pesparawi Timika membangkitkan semangat stakeholder bahwa Timika bisa PON dan Pesparawi juga bisa. Kalau masih covid berarti kita atur tata cara pelaksanaannya bagimana. Skenarionya kita akan bicarakan di rapat ini nanti," tukas Elia.

Acara dilanjutkan pemaparan bidang acara dan protokoler, bidang penjemputan tamu dan kontingen, bidang doa ibadah dan KKR, serta sejumlah bidang lainnya.(fan)