Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Loka POM Timika Tangkap Dua Pelaku Pengedaran 4.000 Sachet Pil Dekstro atau Obat Kuning

Loka POM memamerkan obat terlarang 1
Loka POM memamerkan obat terlarang 1Foto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Loka POM Timika bekerjasama dengan Deputi Badan POM RI khususnya bidang intelijen melakukan penangkapan obat Dextromethorphan atau sering disingkat Dextro/DMP yang biasa masyarakat Mimika menyebutnya obat kuning.

Kepala Loka POM Timika Lukas Dosonugroho kepada wartawan mengatakan penangkapan ini sudah terjadi sejak April 2021 di Jalan Budi Utomo. Dua orang tersangka diamankan.

Polisi dan POM Belum Temukan Proyektil Kasus Pomako, Soter dan Keluarga Pelaku Diberitakan Damai(Opens in a new browser tab)

Selanjutnya Loka POM berkoordinasi dengan Polres Mimika dan Kejaksan Negeri Mimika untuk diproses lebih lanjut.

"Kita amankan 4000 sachet obat Dextro, pelaku sudah kami tangkap, sudah kami sita saat ini sedang diproses bekerjasama dengan Polres Mimika dan Kejaksaan," kata Lukas.

Dijelaskan, obat Dextromethorphan merupakan obat batuk yang banyak disalahgunakan oleh masyarakat sehingga peredarannya dicabut oleh Pemerintah Indonesia. Namun nyatanya saat ini masih beredar dimana-mana khususnya Kabupaten Mimika.

Obat terlarang berjenis Dextromethorphan tersebut dipamerkan melalui kegiatan operasi pasar menyambut hari raya Idul Fitri 1442 H di pasar SP 2 Selasa (11/5).

Teroris Takluk Ditangan Satuan ini, Siapa Mereka ?(Opens in a new browser tab)

"Obat-obatan terlarang termasuk Dextro kita pamerkan melalui kegiatan ini agar seluruh masyarakat Mimika bisa mengetahui bahwa obat-obatan ataupun kosmetik yang dilarang karena membahayakan pemakai," ucap Lukas.

Sebaliknya bukan promosi, kegiatan pameran ini merupakan kegiatan rutin bulanan POM Timika yang memamerkan obatan ataupun kosmetik terlarang sebagai salah satu kegiatan inovasi dari Loka Pom Timika.

"Kegiatan tiap bulan sekali tempatnya berpindah-pindah, yang pertama di Diana pada bulan Maret, bulan April di Gelael sekarang kebetulan ada kegiatan operasi di pasar SP2 kita juga turut adakan kegiatan pameran ini," jelas Lukas. (rul)