Doktor Beatus Terpilih Jadi Rektor Unmus, Unggul Satu Suara dari Doktor Maria

by -
Konferensi Pers di Ruang Rapat Soter Nautje Unmus Merauke
Konferensi Pers di Ruang Rapat Soter Nautje Unmus Merauke

Merauke, fajarpapua.com – Dr. Drs. Beatus Tambaip, MA akhirnya terpilih menjadi Rektor Universitas Negeri Musamus Merauke hasil pemilihan yang dilakukan oleh Senat Unmus dan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Ruang Rapat Soter Nautje Gedung Rektorat Unmus Merauke, Rabu (14/7).

Pemilihan yang dilakukan secara tertutup itu menghadirkan tiga (3) kandidat rektor, yakni calon nomor urut (01): Dr. Drs. Beatus Tambaip, MA, calon nomor urut (02), Dr. Fitriani, S. Kom, M.Si dan calon nomor urut (03): Dr. Fitriani, S. Kom, M.Si. Selanjurnya, dari 21 orang pemilih di putaran kedua (II), Doktor Beatus mengantongi 11 Suara dan Doktor Maria mengantongi 10 suara alias unggul satu (1) suara.

“Puji Tuhan hari ini kita telah menghasilkan Rektor Unmus Terpilih atas nama Dr. Drs Beatus Tambaip, MA. Hasil ini kita akan laporkan ke Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk dilakukan penetapan. Selanjutnya, akan pelantikan Rektor Unmus pada tanggal 28 Juli 2021 sesuai jadwal,” kata Ketua Senat Universitas Negeri Musamus Merauke, Edoardus Maturbongs dalam jumpa pers di Ruang Rapat Soter Nautje Gedung Rektorat Kampus Unmus, Rabu (14/7).

Edoardus menjelaskan, mekanisme pemilihan Rektor Unmus melewati tahapan yang panjang mulai dari tahapan pendaftaran bakal calon, dimana hanya tiga (3) orang yang mendaftar sebagai bakal calon. Karena belum memenuhi kuorum, Senat Universitas Musamus kemudian memperpanjang masa pendaftaran dan hasilnya tetap tiga bakal calon yang mendaftar.

BACA JUGA:  Tiba di Merauke, BKO Brimob dari Gorontalo Disambut AKP Clief untuk Backup Pam PON

Selanjutnya, Senat Unmus melakukan penyaringan bakal calon menjadi calon rektor. Hasil penyaringan; Dr. Drs. Beatus Tambaip, MA mengantongi 8 suara, Dr. Fitriani, S. Kom, M.Si mengantongi 2 suara dan Dr. Maria V.I Herdjiono, M.Si mengantongi 6 suara, kemudian menetapkan calon rektor untuk dilakukan pemilihan.

“Dari tiga (3) calon rektor,  Senat Unmus dan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kemudian melakukan pemilihan. Senat Unmus yang berjumlah 17 orang, namun yang hadir hanya 14 orang. Sementara dari suara Kementerian berjumlah 7 suara, sehingga total jumlah suara yang melakukan pemilihan rektor adalah 21 suara,” jelasnya.

Mekanisme pemilihan, lanjut Edoardus, berlangsung dua (2) putaran. Pada termin pertama;  Dr. Drs. Beatus Tambaip, MA mengantongi 10 suara, Dr. Fitriani, S.Kom, M.Si mengantongi 1 suara dan Dr. Maria V.I Herdjiono, M.Si mengantongi 10 suara. Pada termin pertama (I) dua calon yakni Dr. Drs. Beatus Tambaip dan Dr. Maria V.I Herdjiono, M.Si sama-sama mengantongi 10 suara.

“Berdasarkan Peraturan Senat Unmus jika dua calon rektor sama-sama meraih jumlah suara (imbang), maka pemilihan dilanjutkan pada putaran kedua (II). Hasilnya; Dr. Drs. Beatus Tambaip mengantongi 11 suara dan Dr. Maria V.I Herdjiono, M.S  mengantongi 10 suara. Doktor Beatus Tambaip unggul satu (1) suara dari Doktor Maria.

Selanjutnya kita akan melapor hasil ini ke kementerian untuk penetapan dan pelantikan,” tandasnya. (hrs)

INFO IKLAN 0812-3406-8145
DEMO AGEN MINYAK TANAH, TUNTUT KEPASTIAN SURAT IJIN LINGKUNGAN