Tersangkut di Kayu, Akhirnya Seorang Pendulang Asal Manggarai Ditemukan di Mile 32 Mimika

by -
Ilustrasi korban terbawa banjir
Ilustrasi korban terbawa banjir

Timika, fajarpapua.com – Ancik, seorang pendulang asal Manggarai, Flores, NTT yang dilaporkan terbawa banjir di kali Mile 36, areal pendulangan, Mimika, akhirnya ditemukan Minggu siang.

Korban ditemukan tersangkut di kayu Kali Mile 32.

Ketua Kerukunan Keluarga Besar Manggarai (KKBM) Kabupaten Mimika, Kristoforus Luruk kepada fajarpapua.com Minggu (15/8) siang mengemukakan jenazah sedang dievakasi menuju Timika.

“Rencana disemayamkan di Nawaripi. Sudah ditemukan meninggal dunia, tersangkut di kayu sungai Mile 32,” ujarnya.

Korban yang biasa dipanggil Ancik terbawa banjir saat hendak pulang ke Kota Timika Minggu (15/8) pagi.

Willbrodus Mbor, seorang warga Manggarai yang pertamakali mendapat kabar tersebut saat dikonfirmasi fajarpapua.com, Minggu siang mengemukakan, sesuai laporan saat itu korban bersama kakaknya menyeberang kali Mile 36.

“Habis hujan tadi mereka mau turun ke kota nyebrang kali Mile 36. Pas mereka nyebrang, sampai pertengahan kali, yang Ancik ini terbawa arus, sedangkan satunya selamat berenang ke pinggir,” ungkap Wilbrodus.

Dikatakan, saat menyebrang kali, keduanya menggunakan binen dan gerobak. Korban terbawa bersama binen menuju arus bawa yang sangat deras.

“Keluarga sudah cari sampai di Mile 32 tapi belum dapat. Hanya gerobak yang didapat, tapi korban belum diketahui,” pungkasnya.

Kapolsek Kuala Kencana Iptu Sera belum berhasil dikonfirmasi. Keluarga baru melaporkan kasus tersebut ke tim SAR Timika.(red)

INFO IKLAN 0812-3406-8145
PESPARAWI XIII 2021 TANAH PAPUA | PAPUA BARAT JUGA IKUT SERTA DALAM PENYELENGGARAAN PESPARAWI XIII