BERITA UTAMAGEBYAR PON PAPUA

Jabar dan Sumsel Raih Emas di Hari Pertama Cabor Anggar

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Jabar dan Sumsel Raih Emas di Hari Pertama Cabor Anggar

Share this article
Penyerahan medali emas kepada atlet anggar Putra Sumsel, Ricky Dhisull serta perak dan perunggu kepada para atlet.
Penyerahan medali emas kepada atlet anggar Putra Sumsel, Ricky Dhisull serta perak dan perunggu kepada para atlet.


Merauke, fajarpapua.com – Tim Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil meraih medali emas di hari pertama pertandingan cabang olahraga (cabor) anggar PON XX Papua 2021 Klaster Merauke yang berlangsung di venue anggar Archelaus Sai, Gereja Bampu Pemali Merauke, Senin (4/10).


Medali emas untuk Jabar diraih atlet Leoda Lundy yang turun di nomor putri Floret perorangan, setelah di final mengalahkan Nurul Aini dari Provinsi Riau dalam dua babak dengan skor 2-0.

Ads

Di ronde pertama Leoda berhasil mengumpulkan poin 7 dan Nurul Aini 3, sedangkan di ronde kedua, Leoda 15 dan Nurul 10.


Nurul Aini, atlet angga Provinsi Riau hanya bisa meraih medali perak, medali perunggu masing-masing diraih Mery Ananda dari Kalimantan Barat dan Voryn Thalya, atlet anggar tuan rumah Papua.


Sementara, medali emas untuk Sumsel diraih atlet anggar Ricky Dhisull yang turun di nomor putra Sabel perorangan, setelah mengalahkan, M. Irfandi Nur rekannya sesama tim Sumsel.

M.Irfandi Nur meraih medali perak dan medali perunggu masing-masing diraih atlet anggar dari Jawa Barat, M. Iqbal Jaela dan Muhammad An dari Jawa Tengah.


Ketua Pengprov Anggar Jawa Barat, Asyanti Rozana mengatakan, kemenangan yang diraih oleh tim anggar Jawa Barat merupakan perjuangan yang luar biasa baik pelatih, atlet maupun ofisial di lapangan untuk mengharumkan nama daerah.


“Terima kasih, saya ucapkan kepada pengurus, pelatih, atlet dan KONI Jabar yang telah banyak mendukung kami, memberikan perhatian dan dukungan pada cabor anggar.
Terima kasih juga kepada masyarakat Jabar atas doa dan dukungannya, kalau kami bisa menyumbangkan emas dari cabor anggar. Ini merupakan sebuah target kami, dan syukur alhamdulillah kami bisa meraih target emas,” ungkap Asyanti kepada wartawan usai pertandingan, Senin malam.


Asyanti menyebutkan, di PON XX Papua Kontingen Jabar Cabor Anggar menargetkan 2 medali emas untuk dibawa pulang dengan menurunkan 17 atlet di nomor yang berbeda baik di kelas floret, sabel maupun degen perorangan.


Menurutnya, lawan-lawan yang dihadapi di arena cabang anggar di PON XX juga memiliki kualitas dan ketangguhan yang luar biasa, sehingga tidak bisa dianggap sebelah mata.


“Mereka benar-benar luar biasa. Kualitas mereka sangat bagus. Jadi memang ini pertarungan yang tidak gampang. Semua lawan adalah yang terberat, karena mereka memang punya gaya dan trik yang luar biasa, fisik mereka juga cukup bagus,” akunya.


Sementara itu, atlet Anggar Jabar Kelas Floret Perorangan Putri, Leoda Lundy mengaku sangat terharu atas kemenangannya yang diraih dan bisa merebut medali emas. Dia juga mengaku semua lawan yang dihadapi memang sangat tangguh.


“Semuanya adalah lawan-lawan terberat. Tidak ada yang gampang. Tapi syukur alhamdulillah saya bisa mendapat emas di PON ini. Persiapan saya selama 2 tahun dan fokus untuk menghadapi lawan yang berat,” tandas Leoda. (hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *