Nginap di Wisma KPG Timika, Kontingen Asmat Mengaku Diganggu Makhluk Mistis, Isa : Mungkin Mau Tes Iman

by -
Wisma depan KPG yang ditempati kontingen Pesparawi XIII asal Kabupaten Asmat.
Wisma depan KPG yang ditempati kontingen Pesparawi XIII asal Kabupaten Asmat.

Timika, fajarpapua.com – Sejak tiba di Timika pada 25 Oktober 2021 lalu, Kontingen Pesparawi Kabupaten Asmat mengaku kerap mendapat gangguan mistis.

Hari pertama tiba, Kontingen Asmat ditempatkan pada Wisma KPG Timika yang terletak di Jalan Poros SP 2-SP 5. Mereka dibagi dua kelompok, perempuan dan laki-laki.

Untuk wanita menempati wisma bagian belakang, sedangkan pria di wisma bagian depan. Gangguan bermula pada wisma perempuan di hari pertama yakni orang mengetuk pintu.

banner 300250

“Dan itu jelas sekali seperti manusia pada umumnya, tetapi pas dilihat keluar tidak ada orang sama sekali,” ujar anggota Kontingen Asmat, Pdt Elias Soumate saat ditemui fajarpapua.com di KPG Timika, Kamis (28/10).

Dikatakan, setelah kejadian itu akhirnya mereka memutuskan pindah posisi, yang wisma belakang ditempati pria, karena menurutnya juga kurang nyaman jika untuk perempuan. Pasalnya kamar mandi berada di luar dan jauh dari wisma.

“Kamar mandi di luar ruangan, jadi kalau mau ke kamar mandi itu kita langsung berhadapan dengan hutan, makanya pindah saja, perempuan di depan,” katanya.

Setelah berpindah dan ditempati oleh laki-laki, malamnya menerima teror lagi. Kata Pdt Elias, mulai dari ketuk pintu hingga sampai berusaha masuk kedalam.

“Keras sekali, kaya orang mau paksa masuk, padahal pintu terkunci. Kami juga berpikir apakah itu benar manusia atau makhluk halus, jangan sampai dikhawatirkan nanti orang ingin berbuat jahat atau bagaimana, itu yang kami khawatirkan,” tandasnya.

Sedangkan yang terjadi tadi malam, wisma depan yang ditempati perempuan mendapat gangguan, mulai dari terlihat bayangan hingga bekas orang manjat dinding kamar mandi.

“Jadi sekitar jam 11 tadi malam itu kami semua sudah selesai, tidak ada kegiatan, anak-anak belum ada yang tidur, lampu kami kasih padam, tapi terlihat ada bayangan yang berjalan, sedangkan di kamar mandi itu terlihat ada jejak orang panjat dinding,” paparnya.

Sedangkan untuk keamanan menurut Soumate dirasa kurang.

“Memang sempat dari panitia ada kirim Satpam penjaga dari Satpol PP, akan tetapi itu hanya dua hari. Dari tanggal 26-27. Setelah itu mereka bilang harus pamit dan katanya mulai jaga lagi saat pelaksanaan lomba yaitu pada tanggal 30 Oktober,” ujarnya.

“Dan gangguan seperti itu sudah beberapa kali terjadi, yang sebelumnya itu dua hari berturut-turut di wisma belakang, dan tadi malam disini (wisma depan),” imbuhnya.

Menanggapi itu, salah seorang warga Isa mengaku kontingen PON Futsal Jatim juga menginap di tempat tersebut.

“Kebetulan teman nginap di situ dan aman kok. Mungkin karena ini kegiatan rohani jadi ada gangguan, mau tes iman,” tuturnya.

Namun Isa meminta polisi melakukan patroli di lokasi tersebut. “Siapa tahu bukan makhluk halus tapi makhluk benaran,” paparnya.(feb)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.