Tuntut Uang Pembinaan Rp 13 Miliar, Kantor Dinas PUPR Mimika Dipalang Kontraktor Papua

by -
KAPP sedang memalang kantor Dinas PUPR.
KAPP sedang memalang kantor Dinas PUPR.

Timika, fajarpapua.com – Puluhan kontraktor Orang Asli Papua (OAP) dibawah Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) melakukan aksi pemalangan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Kamis (25/11).

Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua, Vincent Oniyoma dalam orasinya meminta Kepala Dinas PUPR harus menjelaskan terkait uang pembinaan berupa Dana GEL (Golongan Ekonomi Lemah) sebesar Rp 13 miliar bagi pengusaha OAP.

banner 300250

“Kepala Dinas sekarang sudah menduduki kursi di sini dua periode, sejak zaman Ombas dan sekarang zaman Omtob, tapi apa yang diberikan kepada kontraktor OAP, Orang Papua mana yang dibina. Apa yang dihasilkan dari binaannya?” ujarnya di depan Kantor PU.

Menurut dia, KAPP merupakan mitra pemerintah, sehingga jikalau memang tidak ada program uang pembinaan terhadap OAP maka lebih baik menyurat secara resmi.

“Bukan hanya lewat WA saja, itu tidak baik. Ini Institusi lho, mitra pemerintah,” ujarnya.

Dikatakan, sebelumnya telah dibicarakan bahwa uang pembinaan yang diterima OAP sebesar Rp 2,4 miliar, namun hal itu dibantah oleh Ketua KAPP, pasalnya data yang ada di tahun 2021 sebanyak 300 orang kontraktor Orang Asli Papua yang dibawahi KAPP.

“Dia mengatakan pengusaha bisa dapat Rp 2,4 Miliar, kami tidak ambil itu. Saya jelaskan bahwa 2021 data yang ada sebanyak 300 orang. Makanya kami tidak ambil itu, karena yang kami tahu Rp 13 miliar untuk uang pembinaan,” jelasnya.

Untuk itu pihaknya memberikan waktu kepada kepala dinas menjelaskan dimana uang itu dan untuk apa, ataupun dialihkan kemana.

“Kepala dinas harus jelaskan itu, dan sampai hari Senin jika belum ada penjelasan maka semua kegiatan pekerjaan di Mimika yang dari PU kami palang semua,” tegasnya. (feb)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.