Sengsara Sering Dianiaya Ibu Tiri Pakai Balok, Bocah 12 Tahun di Timika Ini Berlindung di Kantor Polisi

by -
Josua saat berada di Kantor Polsek Mimika Baru
Josua saat berada di Kantor Polsek Mimika Baru

Timika, fajarpapua.com – Seorang bocah berusia 12 tahun, Minggu (28/11) sore sekitar pukul 17.00 WIT melapor ke Polsek Mimika Baru (Miru) lantaran tidak tahan sering dianiaya ibu tirinya.

Informasi yang dihimpun fajarpapua.com, korban diketahui berinisial JJR alias Josua asal Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Saat dimintai keterangan di Polsek Miru, Senin (29/11), Josua mengaku kabur dari rumah lantaran trauma karena sering dipukul ibu tirinya.

Saat mendatangi Polsek Miru, Jos diantar oleh seorang warga yang merasa kasihan melihatnya luntang-lantung.

Bahkan saat tiba di Polsek Miru pun, Josua terlihat ketakutan yang diduga karena trauma psikis yang dialaminya.

Petugas jaga saat itu mengarahkan Josua untuk bermalam di Polsek Miru, apalagi saat itu kondisi korban sedang demam tinggi.

Setelah kondisinya stabil pada Senin (29/11), Josua diambil keterangan oleh petugas kepolisian.

Dalam keterangannya, Josua mengaku dirinya sengaja kabur dan tidak ingin kembali ke rumahnya yang berada di belakang Bengkel Surabaya Motor, Jalan Ahmad Yani, Timika.

BACA JUGA:  Istri Minta Jatah di Hadapan Keluarga, Suami Malu Lakukan Penganiayaan, Korban Masuk RSMM

Josua diketahui masih duduk di bangku kelas VI SD Tiga Raja mengaku sudah 3 minggu lari dari rumah karena dirinya trauma dengan sikap ibu tirinya dan tetap ingin berlindung di Polsek Miru.

“Saya biasa dipukul pakai balok, kabel dan hangar. Saya tidak mau pulang, saya takut dipukul lagi,” ujar Josua saat ditanya wartawan fajarpapua.com.

Dia mengatakan setelah orang tuanya bercerai, ibu kandungnya pulang ke kampung dan dirinya tinggal bersama sang ayah yang kemudian menikah kembali.

Namun saat dimintai keterangan secara detail, Josua mengaku saat ini ayah kandungnya juga sudah pulang kampung sehingga dirinya hanya tinggal bersama ibu tiri.

Mendengar pengakuan ini, Polisi belum bisa memastikan kebenaran keterangan Josua, apalagi bocah tersebut terlihat masih dalam keadaan trauma. (rul)

A valid URL was not provided.