BERITA UTAMAMIMIKA

Empat Kandidat Tidak Penuhi Syarat, Sah..!!! Bram Raweyai Terpilih Jadi Ketua Kadin Mimika Periode 2021-2026

cropped cnthijau.png
13
×

Empat Kandidat Tidak Penuhi Syarat, Sah..!!! Bram Raweyai Terpilih Jadi Ketua Kadin Mimika Periode 2021-2026

Share this article
Ketua Kadin Mimika periode 2021-2026, Abraham Raweyai bersama pengurus inti.
Ketua Kadin Mimika periode 2021-2026, Abraham Raweyai bersama pengurus inti.

Timika, fajarpapua.com – Musyawarah Kabupaten (Mukab)-V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mimika dalam rangka pemilihan ketua periode 2021-2026 yang dilaksanakan di Aula Resto 66, Jumat (17/12) berlangsung sukses.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Abraham Raweyai selaku owner Hotel Cenderawasih 66 terpilih sebagai Ketua Kadin, mengalahkan 4 kandidat lain yang tidak memenuhi syarat kelengkapan dokumen.

Pengesahan tim formatur Mukab Kadin Kabupaten Mimika tertuang dalam SK Nomor 07/Mukab V/2021 yang menetapkan Abraham Raweyai sebagai ketua didampingi 4 pengurus inti. Usai pengesahan dilanjutkan pelantikan.

Mukab V dipimpin Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin Provinsi Papua, Max Richard Krey didampingi 4 pengurus.

Dalam sambutannya dihadapan ratusan peserta Mukab, Bram Raweyai mengaku puas karena pelaksanaan Mukab ke-V sudah sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku.

“Dulu, lima tahun lalu saya yang biayai pelaksanaan Mukab IV, saya bikin, tapi saya tidak maju. Ini beban yang saya tanggung sekarang karena selama lima tahun ini ternyata Kadin tidak jalan,” ungkapnya.

Dia mengajak pengurus terpilih agar bersama dirinya menahkodai Kadin Mimika lima tahun kedepan.

“Kita jalan di atas aturan yang betul.
Kita di sini belajar berorganisasi yang benar. Harapan saya kedepan, Kadin jadi rumah untuk seluruh asosiasi yang ada,” pungkasnya.

Bram menyatakan, program awal yakni memperjuangkan pembuatan KTA anggota di Timika, bukan lagi terpusat di Jakarta. Hal ini bertujuan agar biaya registrasi masuk kas PAD Mimika, serta mengurangi kesalahpahaman prosedur.

Menurut dia, dirinya sudah menggandeng tim media dan tim advokasi dari Lokataru Jakarta.

“Timika punya perusahaan internasional, kita harus punya lawyer yang bagus. Saya sudah ketemu pak Haris Azhar (Lokataru) dan beliau bersedia, saya siapkan kantor supaya Kadin bisa jalan,” paparnya.

Dikemukakan, sebagai organisasi plat hitam, Kadin harus bermitra
dengan Pemda.

“Koordinasi sudah jalan, tadi pagi saya koordinasi dengan pak Willem Naa. Kita dapat satu ruangan untuk pengurusan ijin-ijin di KTSP. Supaya perijinan kita tertata rapi. Saya mau benahi semua,” paparnya.

Bram mengakui setelah kepemimpinannya, Kadin akan diambil alih anak asli Papua.

Selain itu, dia menyatakan akan meningkatkan kerjasama dengan kantor Pajak.

“Kita harus kerjasama dengan pajak, karena banyak pengusaha kita yang tidak paham pajak. Kita pengusaha harus sering audiensi supaya paham, apalagi sistem pembayaran pajak sekarang online,” pungkasnya.

Hal berikut, Bram menegaskan, akan mengupayakan agar setiap perusahaan yang berkarya di Kabupaten Mimika harus mempunyai kantor di Timika.

“Supaya bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga Mimika. Kita akan bicarakan dengan Pemda dan Kadin provinsi. Kita sinergikan supaya lima tahun kedepan ada hasil,” paparnya.

Selain itu, hal penting yang ditekankan yakni Kadin harus mempunyai data potensi daerah Mimika.

“Kita mesti tahu data penghasilan udang, kepiting dan lain-lain, supaya ketika ditanya orang kita sudah punya data,” bebernya.(ana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *