Harga Kian Mencekik, Mulai Hari Ini Harga Gas Elpiji 12 Kg Naik Rp 295 Ribu, Outlet : Kami Mau Jual Berapa ?

by -
Penjualan tabung gas elpiji
Penjualan tabung gas elpiji

Timika, fajarpapua.com – Mulai Jumat (7/1/2022) hari ini, harga gas elpiji mengalami kenaikan, baik yang ukuran 5,5 kg maupun 12 kg. Kondisi demikian dikeluhkan sejumlah outlet di Mimika.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika melalui Kepala Bidang Perdagangan Selfina Pappang dikonfirmasi fajarpapua.com mengemukakan, harga tabung gas elpiji sebelumnya dari agen untuk 12 kg refil Rp 230.000 per-tabung dan 5,5 kg refil Rp 115.000 per-tabung.

Namun pada tanggal 12 November 2021 terjadi kenaikan yakni 12 kg refil dari Rp 230.000 menjadi Rp. 270.000 per tabung dan 5.5 kg refil dari 115 menjadi Rp 145.000 per tabung.

Pada hari ini, per-tanggal 7 Januari 2022 terjadi kenaikan lagi untuk 12 kg refil dari Rp 270.000 menjadi Rp 295.000 per-tabung dan 5.5 kg refil dari Rp 145.000 menjadi Rp 160.000 per-tabung.

“Infonya kenaikan dari Pertamina sekitar Rp 26.000 pertabung 12 kg,” ujarnya.

Dikatakan, sebenarnya kenaikan terjadi pada 25 Desember 2021, namun harus menunggu penghabisan stok lama.

BACA JUGA:  Pasokan Lambat Jadi Penyebab Antrian, Disperindag Minta Pertamina Timika Salurkan Solar Lebih Pagi

“Kenaikan dari Pertamina per-tanggal 25 Desember tapi karena menghabiskan stok lama, untuk distributor naiknya per-hari ini,” katanya.

Sementara untuk penetapan harga eceran tertinggi (HET) pihaknya masih akan berkoordinasi lebih lanjut karena info kenarikan baru diterima hari ini.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, Petrus Pali Ambaa bahwa kenaikan dari Pertamina sebesar Rp 26.000 untuk ukuran 12 kg gas elpiji.

“Untuk alasan kenaikkan harga tersebut belum diketahui pasti karena itu kebijakan dari Pertamina pusat,” katanya.

Kenaikan ini dikeluhkan sejumlah outlet yang menjual tabung gas di Timika. “Setahu kami daerah lain tidak naik gila-gilaan begini. Takutnya nanti pembeli protes, karena dalam dua bulan ini naik terus,” ujar seorang outlet yang meminta namanya tidak dimediakan.

Ia meminta agar Disperindag Mimika menyusun HET sehingga harga tabung gas elpiji Timika bisa terkontrol.

“Kalau sudah naik begini kami mau jual berapa,” tuturnya heran.(feb)

A valid URL was not provided.