BERITA UTAMAMIMIKA

Dinkes Mimika Siapkan Pelayanan ‘Dokter Terbang’ ke Pedalaman

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Dinkes Mimika Siapkan Pelayanan ‘Dokter Terbang’ ke Pedalaman

Share this article
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra

Timika, fajarpapua.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua tahun ini membuka pelayanan ‘dokter terbang’ atau flying doctor untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada warga yang bermukim pada lima wilayah puskesmas daerah pegunungan.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra di Timika, Rabu, mengatakan lima puskesmas wilayah pegunungan yang menjadi fokus pelayanan ‘dokter terbang’ tahun ini yaitu Puskesmas Aroanop, Puskesmas Tsinga di wilayah Distrik Tembagapura, Puskesmas Hoeya di Distrik Hoeya, Puskesmas Alama di Distrik Alama dan Puskesmas Jila di Distrik Jila.

Ads

Seluruh kegiatan tersebut, katanya, didanai dengan bantuan dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

“Selama dua tahun terakhir kami fokus membenahi pelayanan kesehatan pada 11 puskesmas di wilayah pesisir pantai. Mulai tahun ini kami juga fokus ke wilayah pegunungan, dimana nantinya akan ada tim khusus dilengkapi dengan tenaga dokter yang setiap dua bulan sekali bergantian memberikan pelayanan di sana. Ini dilakukan agar pelayanan kesehatan benar-benar menyentuh masyarakat,” ujar Reynold.

Sehubungan dengan itu, Dinkes Mimika telah melakukan komunikasi dengan pihak maskapai penerbangan yang nantinya dipercayakan untuk mengantar-jemput para petugas yang ditempatkan pada sejumlah puskesmas wilayah pegunungan tersebut yang hanya bisa dijangkau dengan transportasi helikopter maupun pesawat terbang jenis Caravan dan Pilatus Porter.

Dinkes Mimika juga akan melakukan pertemuan dengan semua pihak terkait di wilayah pegunungan untuk bagaimana bersama-sama menjaga dan menciptakan situasi yang kondusif tidak saja bagi petugas kesehatan yang akan bekerja di tempat itu, tapi juga masyarakat yang akan menikmati layanan kesehatan.

“Kami juga akan melibatkan masyarakat setempat untuk ikut serta berpartisipasi dalam program-program kesehatan sehingga mereka bisa dilatih menjadi kader kesehatan di kampungnya masing-masing,” jelas Reynold.

Saat ini terdapat 10 puskesmas di wilayah pesisir pantai dan lima puskesmas di wilayah pegunungan Mimika yang menjadi fokus utama perhatian Dinkes Mimika, mengingat daerah pesisir pantai dan pegunungan merupakan kantong utama lokasi pemukiman masyarakat asli atau Orang Asli Papua (OAP).

Adapun 10 puskesmas di wilayah pesisir Mimika yaitu Puskesmas Potowayburu dan Puskesmas Tapormai di wilayah Distrik Mimika Barat Jauh, Puskesmas Mapar dan Puskesmas Uta di wilayah Distrik Mimika Barat Tengah, Puskesmas Ipaya di Distrik Amar, Puskesmas Kokonao di Distrik Mimika Barat, Puskesmas Atuka di Distrik MImika Tengah, Puskesmas Manasari di Distrik Mimika Timur Jauh, Puskesmas Agimuga di Distrik Agimuga dan Puskesmas Jita di Distrik Jita.

Selain penyediaan tenaga medis yang akan rutin bertugas di sejumlah puskesmas yang jauh dari pusat Kota Timika itu, Dinkes Mimika juga secara bertahap melengkapi semua fasilitas, sarana dan prasarana yang dibutuhkan seperti rumah tempat tinggal petugas medis, sarana air bersih, listrik, sarana komunikasi, sarana transportasi dan lainnya.

“Tahun ini kami akan mulai dari Puskesmas Hoeya dengan membangun tempat tinggal petugas yang layak. Ini akan berlanjut terus sampai 2023, tidak hanya membangun fasilitas puskesmas pembantu (pustu) tapi juga akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung,” ujarnya.(ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *