BERITA UTAMAPAPUA

Edarkan 860 Butir Pil Koplo, Seorang Pemuda Diamankan Sat Narkoba Polresta Jayapura

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Edarkan 860 Butir Pil Koplo, Seorang Pemuda Diamankan Sat Narkoba Polresta Jayapura

Share this article
Tersangka dan barang bukti obat yang diamankan polisi.
Tersangka dan barang bukti obat yang diamankan polisi.

Jayapura, fajarpapua.com – Satuan Opsnal Resnarkoba Polresta Jayapura Kota membekuk seorang pria berinisial DK (28) atas kepemilikan Obat keras (Pil Koplo / Pil Sapi).

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Pemuda tersebut ditangkap diseputaran Kali Acai samping Gereja Marampa Abepura Entrop, Distrik Abepura, Jumat (11/3) lalu.

Adapun jenis obat keras yang dimaksud bernama Trihexyphenidyl, dimana obat tersebut masuk dalam kategori psikotropika golongan empat yang biasa digunakan sebagai obat penenang.

Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota Iptu Alamsyah Ali, S.H., M.H saat dikonfirmasi fajarpapua.com via telepon selulernya, Minggu (13/3) membenarkan peristiwa penangkapan DK tersebut.

Kasat mengatakan, penangkapan DK dipimpin langsung oleh Kanit Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota Aiptu Dedes M. Sihombing bersama timnya.

“Dari hasil penangkapan DK, didapati barang bukti berupa 860 butir Obat Keras Jenis Trihexyphenidyl dengan kode huruf Y di obat tersebut atau yang biasa disebut Pil Koplo atau Pil Sapi,”ujar Iptu Alamsyah Ali

Ia menjelaskan, kronologi penangkapan tersangka berawal saat timnya mendapatkan informasi dari Sat Resnarkoba Polres Jayapura bahwa terkait ada nya obat-obatan keras yang masuk dan beredar di wilayah Kota jayapura, khususnya di Distrik Abepura.

Selanjutnya tim lakukan kordinasi terkait informasi tersebut dan menangkap pelaku beserta barang bukti obat.

“Tim Opsnal Narkoba Polresta Jayapura Kota kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan informasi bahwa target diketahui berada diseputaran Kali acai, tidak menunggu lama tim langsung turun ke TKP dan mendapati pelaku yang sedang berjalan membawa sebuah paket,” ungkap Kasat.

Lanjutnya, DK langsung digiring ke Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota untuk dilakukan pemeriksaan terkait barang bawaannya hingga akhirnya saat paket dibuka ditemukan adanya sebuah botol obat kemasan yang didalamnya berisi ratusan butir obat keras jenis Trihexyphenidyl.

“Menindaklanjuti temuan tersebut tim langsung lakukan pemeriksaan terhadap DK dan diketahui bahwa dirinya sudah empat kali mendatangkan jenis obat tersebut ke Jayapura termasuk yang diamankan saat ini,” pungkasnya.

Pelaku juga mengakui bahwa dirinya membeli obat tersebut dari Jember Jawa Timur sebanyak 1000 butir setiap kali pengiriman dan dibayar seharga 1 juta rupiah.

“Obat tersebut selain di konsumsi olehnya, ia juga menjualnya ke teman-temannya,” ucap Kasat.

Kasat pun menambahkan, jenis Obat Trihexyphenidyl juga merupakan jenis obat Antimuskarinik untuk mengobati gejala penyakit Parkinson dan gejala Ekstrapiramidal akibat efek samping obat tertentu, termasuk Antipsikotik yang dapat menimbulkan kecanduan dan efek samping yang berbahaya bila di konsumsi terus menerus dalam jumlah besar atau melebihi dosis yang seharusnya dianjurkan oleh Dokter.

“Kini DK bersama barang buktinya telah diamankan di Mapolresta Jayapura Kota untuk dilakukan proses penyidikan atas perbuatannya, kini ia telah ditetap sebagai tersangka dan disangkakan Pasal 197 uu no 36 tahun 2009 tentang kesehatan jo pasal 53 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” tegas Iptu Alam. (hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *