Lewati ke konten utama

Tuntut Pembayaran "Uang Terimakasih", Warga Palang Bangunan Puskesmas Buepe

RedaksiPenulis
17.19 WIT2 menit baca20 dibaca
f02ad760 472f 4ac2 a4be 28042f65de1f
f02ad760 472f 4ac2 a4be 28042f65de1fFoto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Merauke, fajarpapua.com - Masyarakat Kampung Buepe, Distrik Kaptel, Merauke khususnya warga dari dusun marga Balagaise melakukan pemalangan terhadap bangunan Puskesmas di wilayah setempat.

Pemalangan yang dilakukan oleh tetua adat serta sejumlah warga tersebut untuk menuntut Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke membayar uang terimakasih sebelum mengoperasikan Puskesmas Buepe.

Menurut salahsatu warga Kampung Buepe, Abros Neger uang terimakasih yang dituntut warga sebesar Rp 35 juta sebagaimana kesepakatan yang dilakukan sebelumnya.

"Sesuai kesepakatan awal antara tetus Dusun Marga Balagaise dan pihak Dinas Kesehatan Merauke bahwa uang terimakasih tersebut akan dibayar sebelum pengoperasian Puskesmas Buepe," ujarnya.

Bahkan sebagai bentuk komitmen dari kesepakatan itu, setelah Pustu Buepe selesai dibangun, kunci gedung diserahkan kepada tetua Dusun Balagaise.

Kunci gedung tersebut nantinya baru akan diserahkan kepada petugas kesehatan yang nantinya bertugas di Puskesmas Buepe jika pihak dinas kesehatan telah membayar uang terimakasih sebagaimana kesepakatan.

Namun lanjutnya, pada 10 Mei 2022 lalu secara tiba-tiba, petugas kesehatan dari Puskeskas Keliling Kaptel membuka pintu gedung Puskesmas Buepe tanpa ada koordinasi dengan warga.

"Mereka datang kunjungan kesehatan di Kampung Buepe dan membuka gedung Puskesmas tanpa meminta permisi," ujarnya.

Tindakan ini ujarnya, dinilai para tetua Dusun Marga Balagaise sebagai tindakan tidak sopan dan tidak menghargai para tetua.

"Ini yang membuat para tetua marah dan kemudian melakukan pemalangan hingga saat ini," jelasnya. (red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.