BERITA UTAMAPAPUA

Polisi Tangkap 6 Sopir Penimbun BBM di Nabire

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
7
×

Polisi Tangkap 6 Sopir Penimbun BBM di Nabire

Share this article
IMG 20220908 WA0043
Polres Nabire saat mengamankan sejumlah barang bukti berupa jirigen

Jayapura,fajarpapua.com– Polres Nabire menangkap sebanyak 6 orang oknum sopir yang diduga melakukan penimbunan atau penyimpangan terhadap BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi jenis Pertalite, pada Selasa (6/9).

Para oknum sopir tersebut ditemukan mengantri di SPBU Bukit Meriam Nabire untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite dengan menggunakan tangki standar berkapasitas 45 sampai 50 liter, dimana dalam sehari-hari oknum sopir tersebut mengantri sebanyak dua kali.

Ads

“Setiap sekali mengantri ke 6 orang sopir ini bisa mendapatkan paling banyak 50 liter BBM Pertalite,” ucap Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya, Kamis (8/9).

Ia mengatakan bahwa pada saat anggota sedang melaksanakan penertiban terhadap kendaraan yang sedang antri di SPBU di Wilayah Nabire ditemukan adanya oknum sopir yang diduga melakukan penyimpangan terhadap BBM dengan cara menimbun.

Suarnaya menuturkan, setelah para oknum sopir tersebut mengantri pertama dan mendapatkan BBM jenis Pertalite, kemudian BBM tersebut disalin atau dipindahkan dengan menggunakan selang ke galon ukuran 35 liter, kemudian oknum sopir tersebut kembali mengantri di SPBU dengan mengganti nomor plat kendaraannya untuk mengelabui petugas SPBU.

“Para oknum sopir tersebut membeli BBM jenis Pertalite di SPBU dengan harga Rp. 10.000 per liter dan kemudian dijual lagi (diecer) dengan harga Rp. 11.000 hingga Rp. 12.000 per liternya dimana kegiatan tersebut telah dilakukan sejak bulan Agustus 2022,” terang Kapolres.

Atas perkara tersebut, ujar Kapolres, pihaknya sedang melakukan proses penyidikan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire. Sedangkan barang bukti yang dimankan yaitu 1 unit mobil TS warna putih PA 7365 KA, 1 unit mobil TS warna kuning PA 7337 KA, 1 unit mobil carry warna silver PA 1437 KQ dengan membawa 3 buah galon ukuran 35 liter berisikan BBM Pertalite.

Kemudian 1 unit mobil carry warna biru PA 7352 K dengan membawa 2 buah galon ukuran 35 liter berisikan BBM Pertalite, 1 unit mobil pick up suzuki carry warna hitam PA 8410 KD, 1 unit mobil suzuki futura warna merah PA 1729 KE dengan membawa 3 buah galon ukuran 35 liter berisikan BBM Pertalite, dan 15 buah galon ukuran 35 liter berisikan BBM Pertalite, 49 buah galon kosong ukuran 35 liter, 15 buah selang, 5 buah corong dan 4 buah ember tap.

“Anggota kami dilapangan berhasil mengamankan sebanyak 730 liter BBM, 6 unit mobil berbagai jenis dan 6 orang pelaku yang melakukan tindakan tersebut,” ungkap Kapolres Nabire.

Suarnaya menghimbau dan berharap kepada semua pihak atau oknum yang masih bermain dengan melakukan monopoli terhadap BBM bersubsidi untuk berhenti melakukan hal tersebut.

“Jadi jangan karena hanya memikirkan kepentingan sendiri untuk mendapatkan keuntungan sehingga merugikan masyarakat lain yang juga membutuhkan BBM bersubsidi tersebut, dan apabila masih kami temukan maka pelakunya akan kami tindak tegas,” tegas Kapolres.

Kapolres Nabire juga menambahkan bahwa pihaknya akan selalu berusaha untuk membantu permasalahan terkait penertiban penyimpangan-penyimpangan BBM bersubsidi ini, sehingga BBM Subsidi ini bisa tepat sasaran.

Untuk itu, lanjut dia, polisi juga membutuhkan kerjasama dari seluruh pihak yang berkompeten dan memiliki kewenangan terhadap pengawasan, pendistribusian/penyaluran dan bahkan sampai pihak yang berwenang mencabut izin usaha atau memutuskan kontrak kerja kepada penyalur.

“Mari kita bersama-sama peduli dan memberikan perhatian terkait penyelesaian permasalahan ini,” pungkas AKBP I Ketut.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *