BERITA UTAMAPAPUA

Dirjen IKM Bidik Industri Pakaian Jadi di Jayapura, Gandeng LMA Tingkatkan Keterampilan Menjahit Mama-Mama Papua

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Dirjen IKM Bidik Industri Pakaian Jadi di Jayapura, Gandeng LMA Tingkatkan Keterampilan Menjahit Mama-Mama Papua

Share this article
IMG 20221117 WA0033
Asisten I Setda Kabupaten Jayapura,Elvina Situmorang saat membuka Bimtek wirausaha baru industri.Foto: HSB

Jayapura, fajarpapua.com- Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah (IKM) dan Aneka Industri bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura, dan LMA Papua menggelar Bimbingan Teknis wirausaha baru IKM.

Upaya ini dilakukan untuk menumbuhkan dan mengembangkan wirausaha baru Industri Kecil dan Menengah (IKM) di bidang pakaian jadi di Kabupaten Jayapura,.

Ads

Bimbingan teknis IKM ini dibuka secara langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura Elvina Situmorang, yang dihadiri oleh Ketua LMA Papua, Linus Kogoya dan Kadis Perindag Kabupaten Jayapura, Kamis (17/11).

Asisten I Elvina Situmorang menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang begitu serius untuk meningkatkan keterampilan mama mama Papua.

“Kita harap peserta pelatihan ini bisa meningkatkan keterampilannya dibidang menjahit pakean jadi. Sehingga ketika mereka selesai jangan hanya bisa pada saat pelatihan tetapi ada hasil yang mereka tunjukkan ketika mereka kembali ke tempatnya masing-masing,”ujarnya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah terhadap pengembangan IKM hendaknya dimanfaatkan dengan baik oleh mama mama dalam membangun wirausahanya kedepan.

Sementara itu Pejabat Fungsional Pembina Industri Pada Direktorat industri Aneka dan IKM, Enti Nurmayati mengatakan, bimbingan teknis wirausaha baru IKM meliputi pengolahan pakaian jadi, sehingga fasilitas peralatan mesin jahit yang telah diberikan pada tahun 2019 itu bisa dimanfaatkan.

“Kita berharap dengan adanya pelatihan pengolahan pakaian jadi ini, bantuan mesin jahit yang telah diberikan bisa dimanfaatkan. Jadi peserta dilatih membuat pakaian jadi sesuai dengan yang diusulkan daerah,”katanya.

Nurmayati menjelaskan, pelaksanaan pelatihan menjahit ini, pihaknya juga bekerjasama dengan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua dan Dinas Perindag Kambupaten Jayapura.

“Mama yang ikut pelatihan ini mulai dari tingkat dasar dan yang sudah mempunyai latar belakang menjahit. Dengan harapan perserta pelatihan binaan Disperindag ini bisa melanjutkan ilmu menjahit sampai mereka bisa mandiri,”ujar Nurmayati.

Lanjut dia, peserta yang ikut pelatihan tersebut sebanyak 20 orang, mereka dilatih mulai 17-20 November 2022.

Ia menambahkan, setelah pelatihan, peserta nantinya bisa menumbuhkan wirausaha baru di komoditi konpeksi yang telah berlangsung di beberapa kabupaten di Indonesia.

Ditempat yang sama Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura, Theophilus Tegai menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Industri yang telah membantu daerah dalam meningkat IKM di daerah ini.

“Kita harap pelatihan ini tidak sampai disini saja, mudah-mudahan tahun depan kita dapat anggaran sehingga bisa mendukung mama mama yang sudah dilatih ini melanjutkan usahanya,”ucap Theophilus Tegai.

Dikatakannya, pihaknya siap mendukung apa yang sudah dilakuan Kementerian Industri dalam meningkatkan IKM di Kabupaten Jayapura.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *