BERITA UTAMAPAPUA

Diselamatkan Pastor Martinus Iyai, Tiga Korban Rusuh Dievakuasi ke Polres Dogiyai

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
4
×

Diselamatkan Pastor Martinus Iyai, Tiga Korban Rusuh Dievakuasi ke Polres Dogiyai

Share this article
IMG 20221115 WA0067
Kabidhumas Polda Papua dan Kapolres Dogiyai memantau aktivitas jual beli disalahsatu pasar di Dogiyai yang mulai pulih pasca kerusuhan.Foto: Istimewa

Jayapura, fajarpapua.com– Polres Dogiyai kembali mengevakuasi para korban selamat pasca kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Dogiyai beberapa waktu lalu, Kamis (17/11).

Korban yang berhasil diselamatkan berjumlah 3 orang yakni atas nama Sugeng Rianto (38), Slamet Triadi (51) dan Dwi Purnomo (35).

Ads

Ketiga korban selamat tersebut diantarkan oleh Pastor Martinus Iyai bersama masyarakat ke Polres Dogiyai untuk mengamankan diri pasca kerusuhan yang mengakibatkan pembakaran dibeberapa titik di Kabupaten Dogiyai.

Para korban tersebut diterima langsung oleh Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D. Tatiratu, S.I.K bersama personelnya yang bertempat di Lobby Utama Polres Dogiyai.

Untuk diketahi bahwa pada saat peristiwa kerusuhan, ketiga korban tersebut tersebut berlari untuk menyelamatkan diri karena takut dianiaya massa.

Namun saat hendak berlari, para korban kemudian diselamatkan oleh masyarakat didalam rumahnya untuk bersembunyi.

Kapolres pada kesempatannya mengucapkan terimakasih atas kerja sama masyarakat yang telah membantu aparat Kepolisian dalam mengamankan para korban.

“Saya juga berterimakasih atas kepedulian masyarakat terhadap para korban ini hingga mengantarkan ke Polres Dogiyai untuk mengamankan diri,” ujar Kapolres, Jumat (18/11/2022).

Ia menyampaikan, pihaknya akan memberikan perlindungan penuh kepada korban serta masyarakat lainnya dan ia meminta untuk seluruh masyarakat agar tetap menjaga situasi yang kondusif ini pasca kerusuhan yang terjadi.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru 2023 kedepannya, mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dan mari kita hindari adanya ajakan atau hasutan oknum yang ingin memecah belah hingga mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *