BERITA UTAMAMIMIKA

Wujudkan Pemilih Cerdas, KPU Mimika Beri Edukasi Regulasi dan Tahapan Pemilu ke Mahasiswa

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
8
×

Wujudkan Pemilih Cerdas, KPU Mimika Beri Edukasi Regulasi dan Tahapan Pemilu ke Mahasiswa

Share this article
IMG 20221126 WA0048
Suasana sosialisasi pendidikan pemilih tentang regulasi dan tahapan Pemilu yang digelar KPU Mimika.Foto : Reyno

Timika, fajarpapua.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika melakukan sosialilsasi tentang regulasi dan tahapan Pemilihan umum (Pemilu) kepada para mahasiswa di Kabupaten Mimika.

Ads

Kegiatan yang dilaksanakan di Cartenz Hotel Timika, Sabtu (26/11) bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemilih pemula terkait regulasi Pemilu yang dilakukan oleh KPU.

Komisioner KPU Mimika Divisi Hukum dan Pengawasan, Laurensius Minipko mengatakan, kegiatan itu merupakan program dari divisi hukum dan pengawasan dalam upaya membuat berjalannya tahapan Pemilu dengan baik.

“Kegiatan tersebut merupakan kegiatan non Pemilu. Dengan sasaran mewujudkan pemilih yang cerdas,” katanya.

Menurutnya mahasiswa merupakan pemilih pemula yang berwawasan, sehingga dengan kegiatan ini akan terbentuk mainset dimana Pemilu bukan sekedar pesta lima tahunan, dan terpenting tidak terjebak pada dugaan pelanggaran Pemilu.

“Mereka (mahasiswa) punya kapabilitas dan kemampuan yang luar biasa. Maka kita tanamkan kepada mereka bahwa pemilu itu punya dasar hukum dan berasas,” tuturnya.

Diungkapkan setelah mendapatkan dasar pengetahuan terkait regulasi Pemilu lanjutnya, diharapkan pemilih pemula akan tertanam apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.

“Misalnya suatu ketika mereka dikenai suatu praktek money politic paling tidak dalam benak mereka itu ada pemikiran kalau saya lakukan itu salah, karena ada aturannya dan ada konsekwensi hukumnya,”ungkapnya.

Apabila edukasi ini terus dilakukan kepada para pemilih pemula menurut Laurensius, akan bisa memi imalisir potensi terjadinya pelanggaran pemilu yang bisa menimbulkan konflik.

“Kalau peserta pemilu paham regulasi, mereka tidak serta merta memaksakan kehendak mereka,” ujarnya.(ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *