Timika, fajarpapua.com - Bangkai babi banyak ditemukan di kali Kamora. Kondisi itu diduga menyebabkan masyarakat Kampung Miyoko Distrik Mimika Tengah yang mandi di kali tersebut terserang penyakit gatal-gatal.
Tokoh Masyarakat Kamoro, Marianus Maknaipeku Minggu (3/3) mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat setempat banyak menemukan bangkai babi yang dibuang ke kali.
"Mereka lapor ke saya dapat bangkai babi busuk, tinggal kepala dan hancur, berjumlah lima ekor di kali yang hanyut dari atas. Sekarang masyarakat takut mandi di kali karena gatal-gatal," katanya.
Ia mengungkapkan selaku tokoh masyarakat meminta kepada Pemda Mimika segera menangani masalah tersebut sebelum sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.
"Pemerintah cepat tangani jangan anggap remeh nanti imbasnya kena masyarakat yang tidak mengerti. Betul seperti apa yang dikatakan pak Bupati harus dikubur jangan dibuang sembarangan ke kali karena dampaknya ke masyarakat lain," ungkapnya.
Ia mengaskan jika tidak ditangani dengan serius maka dirinya bersama warga akan mendatangi dinas terkait agar masalah ini ditangani.
Marianus menambahkan, masyarakat yang terkena dampak penyakit gatal-gatal yang tinggal di sekitar aliran sungai Kamora meliputi Miyoko, Atuka, Aikawapuka dan Timika Pantai.(ron)

