Lewati ke konten utama

Kasus Malaria di Kabupaten Jayapura Masih Tinggi

Redaksi FPPenulis
22.00 WIT1 menit baca7 dibaca
7ae95d5b-f3e4-4d71-bad8-dee3e14d96f9
7ae95d5b-f3e4-4d71-bad8-dee3e14d96f9Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura tahun 2023 – 2024 mencatat perkembangan penyakit malaria alami peningkatan, kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang di Sentani, Rabu, 19/03/2025.

Edward menjelaskan jumlah pasien malaria di tahun 2023 mencapai 45.462, dari jumlah tersebut paling banyak didominasi oleh laki-laki yakni sebanyak 26.000 sementara perempuan 19.000 pasien.

“Sedangkan data di tahun 2024 dari Januari – Desember tercatat angka kasus malaria meningkat 50.529 pasien. Dari jumlah tersebut pasien laki-laki lebih banyak yakni 30.000 pasien dan perempuan 20.000 lebih pasien,” ungkapnya.

Bila melihat angka ini masih di atas rata-rata, sehingga memang diakui bahwa upaya pengurangan penyakit malaria masih perlu dilakukan secara serentak.

“Penanganan ini harus dilakukan di seluruh lapisan masyarakat, untuk angka tertinggi terdapat di Distrik Sentani Barat, contohnya di Kampung Dosai, kurang lebih ada 5.550 pasien. Sedangkan di daerah lainnya seperti Yapsi, Lere dan daerah lainnya masih jauh dari kasus malaria,” terangnya.

“Tingginya kasus malaria di daerah perkotaan, maka kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan semua lapisan masyarakat,” tambahnya.(Hms)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.