Jayapura, fajarpapua.com — Bupati Jayapura, Yunus Wonda, kembali turun langsung menemui warga terdampak banjir di wilayah Sentani Timur, Rabu (15/4), sekaligus menyalurkan bantuan Sembako.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakapolres Jayapura serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bantuan diserahkan kepada kepala kampung untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak luapan air Danau Sentani.
Sejumlah kampung yang menerima bantuan di antaranya Kampung Asei, Ayapo, Yalo, kawasan Telaga Ria, sekitar Jembatan Dua, Kampung Puay, hingga Kampung Nendali.
“Bantuan sembako ini kita langsung berikan kepada warga yang rumahnya terdampak banjir,” ujar Bupati Yunus Wonda.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa bahan kebutuhan pokok, meliputi beras sebanyak 1 ton, gula 1 ton, telur tiga rak, mi instan tiga karton, serta minyak goreng dua dus.
Bupati menjelaskan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian bantuan sosial bagi masyarakat terdampak banjir di kawasan Danau Sentani.
Saat ini, pemerintah daerah telah memasuki tahap akhir distribusi.
“Sejak hari Senin lalu, saya bersama Wakil Bupati membagi wilayah penyaluran bantuan. Wakil Bupati menangani wilayah barat seperti Puay, Yoboi hingga Dondai dan Yakonde, sementara saya fokus di wilayah timur, termasuk Sentani Tengah dan Sentani Timur,” jelasnya.
Menurutnya, hampir seluruh kampung terdampak telah menerima bantuan.
Meski nilai bantuan tidak besar, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dinilai sangat penting, terutama di tengah kondisi banjir yang membatasi aktivitas ekonomi warga.
“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat tentu kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Jayapura, lanjut Bupati, juga akan melanjutkan penyaluran bantuan ke wilayah lain yang terdampak, seperti Tanah Merah dan Grime Nawa yang mengalami banjir bandang.
“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam menjawab setiap keluhan yang mereka alami,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air maupun sungai yang bermuara ke Danau Sentani.
“Danau Sentani adalah sumber kehidupan, sehingga harus dijaga bersama. Kami akan memberikan sanksi tegas bagi yang membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada Jumat mendatang, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura akan melaksanakan kerja bakti massal, terutama di kawasan perkotaan yang rawan tersumbat sampah.
Kegiatan tersebut akan dilakukan bertepatan dengan kebijakan Work From Home (WFH), sehingga waktu yang ada dimanfaatkan untuk membersihkan lingkungan tanpa mengganggu pelayanan pemerintahan.
Sementara itu, warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura atas perhatian serta bantuan yang diberikan di tengah situasi banjir. (hsb)








Komentar (0)