Lewati ke konten utama

Meriahkan HUT Ke-81 RI, 960 Peserta Ikuti Obstacle Run 8K di Rindam XVII/Cenderawasih

Redaksi Fajar PapuaPenulis
07.24 WIT3 menit baca44 dibaca
Ratusan warga dan TNI, Polri saat ikut Obstacle Run Cenderawasih 8K di Rindam XVII/Cenderawasih
Ratusan warga dan TNI, Polri saat ikut Obstacle Run Cenderawasih 8K di Rindam XVII/CenderawasihFoto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Kodam XVII/Cenderawasih menggelar Obstacle Run Cenderawasih 8K di Rindam XVII/Cenderawasih, Ifar Gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti 960 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari TNI-Polri, masyarakat sipil hingga pihak swasta.

Event ini memadukan olahraga, ketangkasan dan semangat kebersamaan. Para peserta harus menaklukkan lintasan sepanjang 8 kilometer dengan 17 rintangan.

Tidak hanya mengandalkan kecepatan berlari, peserta juga dituntut memiliki ketahanan fisik, kekuatan, keseimbangan serta keterampilan untuk melewati setiap rintangan.

Komandan Rindam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Endra Saputra Kusuma, mengatakan Obstacle Run Cenderawasih digelar sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus untuk memperkenalkan olahraga obstacle run kepada masyarakat Papua.

“Event kali ini berkaitan dengan lari obstacle run sejauh delapan kilometer dengan 17 rintangan. Pesertanya terdiri dari TNI-Polri dan masyarakat sipil, baik swasta dan lainnya, dengan jumlah peserta 960 orang,” kata Endra.

Menurutnya, olahraga obstacle run selama ini lebih dikenal di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Sementara di Papua, olahraga dengan konsep melewati berbagai rintangan tersebut masih tergolong baru.

Karena itu, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda sesaat dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan, tetapi juga dapat membuka wawasan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya minat terhadap olahraga.

“Olahraga obstacle run memerlukan ketahanan dan kecepatan, juga harus mempunyai skill tertentu untuk melintasi rintangan,” jelasnya.

Endra mengatakan perlombaan tersebut juga memiliki makna khusus yang berkaitan dengan momentum kemerdekaan. Jarak 8 kilometer merepresentasikan bulan Agustus, sedangkan 17 rintangan merujuk pada tanggal 17 sebagai hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Lomba ini tidak hanya menjadi tantangan fisik, tetapi juga dirancang sebagai pesta rakyat bernuansa olahraga. Peserta tidak dipungut biaya pendaftaran alias gratis.

Berbagai hadiah dan doorprize juga disiapkan bagi peserta. Hadiah utama berupa sepeda motor, sedangkan hadiah lainnya antara lain kulkas, televisi, telepon seluler, microwave, kompor serta berbagai hadiah hiburan.

Endra berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui olahraga.

Sementara itu, Bupati Jayapura Yunus Wonda menyampaikan apresiasi kepada Kodam XVII/Cenderawasih yang telah melaksanakan kegiatan Obstacle Run dengan melibatkan masyarakat.

“Ini saya lihat agenda yang luar biasa. Saya harap pada tahun-tahun mendatang, saat momentum 17 Agustus, kita harus melaksanakan kegiatan seperti ini dengan melibatkan masyarakat,” ujar Yunus.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat karena dapat terlibat langsung dalam kegiatan yang dilaksanakan bersama lingkungan TNI.

Ia menilai Obstacle Run Cenderawasih merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik antara TNI dan masyarakat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

(hsb)