Jayapura, fajarpapua.com – PT PLN (Persero) menerima kunjungan edukasi dari lembaga bimbingan belajar (bimbel) Level Up Learning Center Jayapura, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai sistem kelistrikan, layanan digital PLN Mobile, serta pentingnya keselamatan ketenagalistrikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kunjungan lembaga bimbingan belajar yang berdiri sejak 2018 dan berlokasi di Jalan Nuri, Perumahan BTN Skyline Residence, tersebut dilakukan sebagai upaya mengimplementasikan teori yang dipelajari siswa di kelas ke dalam kehidupan nyata.
Melalui kunjungan itu, siswa diajak melihat secara langsung bagaimana PLN mengelola energi, menghadapi tantangan infrastruktur kelistrikan di Tanah Papua, serta memahami langkah strategis perusahaan dalam mendukung transisi menuju energi bersih.
Dalam kegiatan tersebut, siswa dari program Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) mendapatkan pemaparan materi yang terbagi dalam tiga sesi utama.
Sesi pertama membahas proses bisnis PLN dan bagaimana listrik diproduksi hingga dapat disalurkan ke rumah pelanggan. Sesi kedua memperkenalkan berbagai fitur dan kemudahan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile.
Sementara sesi ketiga berfokus pada keselamatan ketenagalistrikan dan upaya mitigasi terhadap berbagai risiko bahaya listrik.
Selain menerima materi, para siswa juga mengikuti site visit ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mengenal lebih dekat infrastruktur energi bersih.
Mereka kemudian mengunjungi Command Center PLN untuk melihat secara langsung bagaimana petugas melakukan pemantauan pasokan listrik serta menangani laporan masyarakat secara real-time.
Guru Pendamping Level Up Learning Center, Abd. Azis Khouw (30), mengapresiasi sambutan dan materi edukasi yang diberikan PLN.
"Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi sambutan hangat dari PLN yang mengizinkan kami berkunjung ke kantor. Sangat terstruktur dari awal sampai akhir, pegawai PLN sangat humble, dan bisa dikatakan ini adalah kunjungan paling baik selama kami mengadakan field trip di beberapa instansi dalam tahun ini," ungkapnya.
Azis berharap kunjungan tersebut dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk menghubungkan teori yang dipelajari di sekolah dengan penerapannya di lapangan.
"Selama ini siswa mungkin hanya mempelajari sistem kelistrikan lewat teori. Melalui kunjungan ini, kami berharap mereka bisa melihat dan memahami langsung teknologi, perjuangan, serta komitmen PLN dalam menerangi Papua, sekaligus mengetahui peran PLN secara keseluruhan bagi masyarakat luas," tambahnya.
General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan PLN senantiasa membuka ruang bagi institusi pendidikan yang ingin memahami lebih jauh sektor ketenagalistrikan dan pelayanan publik.
"Listrik telah menjadi urat nadi kehidupan masyarakat. Mengingat generasi muda adalah ujung tombak masa depan, kami mengajak seluruh pihak bersinergi. Pemahaman yang utuh terkait layanan digital PLN, langkah transisi energi, hingga kesadaran akan keselamatan sangat penting agar kelistrikan memberikan manfaat optimal bagi kemajuan Tanah Papua," tutur Roberth, Selasa (29/9/2026).
Melalui kegiatan edukasi tersebut, PLN berharap para siswa semakin memahami pentingnya listrik dalam kehidupan sekaligus terdorong menjadi generasi penerus yang unggul, memiliki kepedulian terhadap keselamatan dan lingkungan, serta turut berkontribusi bagi kemajuan Tanah Papua. (hsb)









