Lewati ke konten utama

HUT TNI ke-81, 150 Personel Tiga Matra Bersihkan Tumpukan Sampah di Pasar Lama Sentani

Redaksi Fajar PapuaPenulis
12.03 WIT2 menit baca127 dibaca
Personel TNI dari tiga matra saat membersihkan tumpukan sampah di Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (30/9/2026).
Personel TNI dari tiga matra saat membersihkan tumpukan sampah di Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (30/9/2026).Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Tiga matra TNI, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, membantu pemerintah daerah membersihkan tumpukan sampah di Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Peduli Sampah atau kebersihan daerah yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah di Papua dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81.

Di Kabupaten Jayapura, kegiatan dipusatkan di Pasar Lama Sentani yang masih ditemukan banyak tumpukan sampah berserakan.

Koordinator lokasi Pasar Lama Sentani, Kepala Dinas Teritorial Lanud Silas Papare Kolonel POM Iwan Suebu mengatakan, kegiatan pembersihan sampah dilaksanakan di sejumlah titik di wilayah Jayapura, salah satunya di Pasar Lama Sentani.

“Kami melihat kondisi sampah yang ada di Pasar Lama Sentani sangat banyak dan sulit ditangani sehingga dibutuhkan keterlibatan dari TNI. Oleh karena itu, kami mengambil langkah-langkah untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah di Kabupaten Jayapura,” ujar Kolonel POM Iwan Suebu saat melakukan pembersihan sampah.

Ia menjelaskan, sebanyak 150 personel TNI dari tiga matra dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Selain Pasar Lama Sentani, kegiatan serupa juga berlangsung di Pasar Hamadi Jayapura dan kawasan Khalkote, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Menurut Iwan, banyaknya tumpukan sampah di Pasar Lama Sentani menjadi salah satu kendala dalam proses pembersihan. Selain itu, keterbatasan tempat pembuangan sampah juga membuat personel kesulitan mengangkut sampah yang telah dikumpulkan.

“Tumpukan sampah di Pasar Lama Sentani ini sangat banyak, sehingga membuat kami kesulitan mengumpulkannya karena tempat yang disediakan sangat terbatas. Di tempat ini bisa membutuhkan sebanyak delapan bak sampah, tetapi yang tersedia hanya ada satu bak,” katanya.

Ia mengatakan, karena keterbatasan bak sampah, sebagian sampah yang telah dikumpulkan terpaksa dimasukkan ke dalam karung.

“Kami terpaksa isi sampah ini di dalam karung karena tidak ada bak sampah,” bebernya.

Iwan menambahkan, keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus membantu pemerintah daerah menangani persoalan sampah.

“Saat ini kami melihat tumpukan sampah di Kabupaten Jayapura cukup banyak sehingga kami ikut membantu membersihkannya,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran TNI melalui kegiatan tersebut dapat membantu pemerintah daerah dalam penanganan sampah serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.(hsb)