Jayapura, Fajarpapua.com- BUMD milik Pemprov Papua, PT Irian Bhakti Papua (Perseroda) terus mengoptimalkan aset perusahaan yang tersebar di sejumlah wilayah di Tanah Papua sebagai bagian dari upaya mengembangkan usaha dan meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Direktur Utama Irian Bhakti Papua Elia Loupatty di Jayapura, Papua, Jumat, mengatakan aset perusahaan menjadi salah satu modal penting yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha.
"Kami memiliki aset yang tersebar di sejumlah daerah, antara lain Merauke, Timika, Sorong, Fakfak, Serui, Biak, dan Jayapura, yang akan dimaksimalkan," katanya.
Menurut Elia, aset menjadi salah satu modal usaha untuk berkembang dan bertumbuh.
"Pengelolaan aset perlu dilakukan secara optimal agar tidak hanya menjadi kekayaan perusahaan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi melalui kegiatan usaha yang produktif," ujarnya.
Dia menjelaskan aset bergerak maupun tidak bergerak yang dimiliki perusahaan dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari pengembangan bisnis.
Hal tersebut sejalan dengan status PT Irian Bhakti Papua sebagai perseroan terbatas.
"Aset perusahaan berbeda dengan aset pemerintah daerah yang belum dipisahkan karena telah menjadi bagian dari modal PT Irian Bhakti Papua. Karena itu, kami akan melihat potensi pemanfaatan aset di berbagai kabupaten dan kota untuk mendukung pertumbuhan usaha perusahaan," katanya lagi.
Dia menambahkan optimalisasi aset tersebut dapat mendorong perkembangan usaha PT Irian Bhakti Papua sekaligus meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap PAD Papua.(ant)









