Lewati ke konten utama

OPM Klaim Tembak Tiga Anggota TNI di Intan Jaya, Prada Fuad Siregar Alami Luka di Dada

Redaksi FPPenulis
17.40 WIT1 menit baca6 dibaca
IMG 20250329 WA0019
IMG 20250329 WA0019Foto / PAPUA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan tiga anggota TNI di Kampung Zanamba, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Insiden ini terjadi pada Jumat (28/3) mengakibatkan Prada Fuad Siregar mengalami luka tembak di dada dalam kondisi kritis, sementara dua anggota lainnya juga terluka.

Menurut siaran pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB yang dikeluarkan pada Sabtu (29/3), serangan ini dilakukan oleh sniper TPNPB dalam pertempuran yang berlangsung dari pukul 11.05 hingga 15.20 WIT.

Pasukan TPNPB melaporkan masih bertahan di medan pertempuran hingga sore hari.

Jubir OPM, Sebby Sambom mengaku telah mengerahkan pasukan dari Batalion, Kompi, dan Staf Komandan Operasi untuk menghadapi TNI di Zanamba.

Sebby menyebut serangan ini sebagai respons atas pergerakan pasukan TNI menuju Distrik Hitadipa, yang terdeteksi oleh Pos Intelijen Strategis (PIS) TPNPB di Mamba.

Dalam laporan lebih lanjut, TPNPB Kodap VIII Intan Jaya mengumumkan rencana perluasan operasi militer ke Kota Sugapa dalam waktu dekat.

"Masyarakat sipil diminta menghentikan aktivitas untuk menghindari risiko keselamatan," tulis Sebby.

Terkait dengan klaim TPNPB OPM ini, hingga berita dimuat belum ada keterangan resmi dari pihak keamanan. (red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.