Timika, fajarpapua.com – Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB-OPM) mengaku menerima laporan resmi dari Enos Tipagau, Yosua Maiseni, dan Gusby Waker mengenai insiden baku tembak antara pasukan TPNPB dengan aparat militer Indonesia di Pos Titigi, Intan Jaya, pada Kamis (3/4/2025) siang hingga sore.
Menurut laporan tersebut, pasukan TPNPB Kodap VIII Intan Jaya melakukan penyerangan terhadap pos militer Indonesia di Titigi.
"Saat ini belum diketahui adanya korban jiwa di pihak militer Indonesia, sementara seluruh pasukan OPM dalam keadaan aman dan lengkap," ujar Jubir OPM, Sebby Sambom dalam siaran pers, Jumat (4/4) pagi.
Okto Zanambani Tewas, OPM Tuding Korban Penembakan Militer
Sebby juga melaporkan bahwa seorang warga sipil, Okto Zanambani, tewas ditembak oleh militer Indonesia di Zanamba. "Mayatnya dibuang ke hutan di kampung halamannya," sebut laporan tersebut.
Selain itu, TPNPB mengklaim militer Indonesia melakukan serangan bom di enam lokasi berbeda di Distrik Hitadipa dan Sugapa. "Serangan udara menggunakan pesawat dan helikopter dari Timika menyebabkan kerusakan pada hutan, kebun, dan pemukiman warga," tulis laporan tersebut.
"Kami menyerukan perlindungan bagi warga sipil dan mendesak komunitas internasional untuk memantau situasi di Intan Jaya," ujar Sebby.
Namun hingga kini belum diketahui secara pasti status korban yang meninggal dalam insiden baku tembak tersebut.








