Lewati ke konten utama

TPNPB Klaim Eksekusi Aparat TNI di SP 13 Timika, Sebby Sambom: Kami yang Bertanggungjawab

Redaksi FPPenulis
14.05 WIT2 menit baca8 dibaca
IMG-20250714-WA0000
IMG-20250714-WA0000Foto / PAPUA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim telah mengeksekusi seorang anggota TNI di kawasan SP 13 Timika, Minggu (13/7) sekitar pukul 15.00 WIT. Aksi tersebut diklaim sebagai bagian dari perintah langsung Panglima Tinggi TPNPB, Goliath Tabuni, yang disampaikan dari medan perang di Puncak, Ilaga.

Hal itu disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam siaran pers Senin (14/7).

“Eksekusi terhadap aparat militer di Timika dilakukan oleh pasukan Kodap XVIII Puncak Ilaga atas perintah Panglima TPNPB, dan itu tanggung jawab penuh kami,” kata Sebby Sambom.

Ia menegaskan seluruh pasukan TPNPB kini telah diperintahkan untuk memulai operasi terbuka di wilayah Timika dan Puncak Ilaga. Tujuannya, menurut Sebby, adalah memulai pertempuran kota melawan aparat militer Indonesia.

“Kami imbau seluruh warga sipil di wilayah operasi TPNPB agar menghentikan sementara aktivitas, demi menghindari jatuhnya korban sipil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sebby memperingatkan Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Agus Subiyanto agar tidak melakukan serangan balasan terhadap warga sipil.

“Satu anggota militer yang tewas di Timika itu tanggung jawab kami, TPNPB. Jangan pernah arahkan peluru ke rakyat sipil tak bersenjata,” ujarnya.

Ia juga menyindir Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan menyebut bahwa di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, konflik Papua tidak terselesaikan meski telah puluhan kali mengunjungi tanah Papua.(red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.