BERITA UTAMAYPMAK

Dua Siswa SATP Raih Predikat Golden Winner Nasional, Harumkan Nama Papua dari Mimika

30
×

Dua Siswa SATP Raih Predikat Golden Winner Nasional, Harumkan Nama Papua dari Mimika

Share this article
Dua Siswa SATP Raih Predikat Golden Winner Nasional

Timika, fajarpapua.com – Prestasi demi prestasi terus ditorehkan Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), lembaga pendidikan yang dikelola Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia. Dari Mimika, Papua Tengah, dua siswa SATP membuktikan bahwa tekad, disiplin, dan pendidikan yang terarah mampu menembus persaingan di tingkat nasional.

Dalam ajang Grand Final Global House: Olimpiade Nasional English, Science & Math 2025 yang diselenggarakan Global House bekerja sama dengan Universitas Brawijaya pada 17 November 2025, dua siswa SATP berhasil meraih predikat tertinggi Golden Winner Nasional (Juara I). Prestasi ini menjadi bukti kualitas pendidikan dan pembinaan SATP dalam mencetak generasi unggul Papua.

iklan

Adalah Rasman Aim, siswa kelas VII SMP Taruna Papua Timika, yang tampil gemilang pada mata pelajaran Matematika. Di tengah ketatnya persaingan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, Rasman menunjukkan ketajaman logika dan ketekunan belajar hingga berhasil meraih podium tertinggi nasional.

Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kemenangan pribadi, tetapi juga simbol kebangkitan prestasi akademik anak-anak Papua di tingkat nasional. Rasman membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk berprestasi dan bersaing secara kompetitif.

Prestasi membanggakan juga diraih oleh Irson Yolemal, siswa kelas IV SD Taruna Papua Timika, yang sukses meraih Golden Winner Nasional kategori IPA. Dengan kemampuan analisis serta pemahaman konsep yang baik, Irson tampil konsisten dan percaya diri hingga mampu mengungguli peserta dari berbagai provinsi.

Capaian dua siswa ini menjadi suntikan semangat bagi seluruh keluarga besar SATP. Lebih dari sekadar piala dan medali, prestasi tersebut mencerminkan keberhasilan sistem pendidikan SATP yang menekankan keseimbangan antara akademik, karakter, dan kemandirian.

Guru pendamping IPA SD SATP, Meike Paranna, mengungkapkan bahwa keberhasilan Irson tidak lepas dari proses pembinaan yang terstruktur. Dalam ajang tersebut, SATP menurunkan delapan siswa dengan pola pendampingan intensif.

“Dalam mengikuti kegiatan ini, para peserta didik menjalani pendampingan tiga kali seminggu bersama pembimbing untuk membahas materi dan latihan soal. Peserta didik juga membaca buku ringkasan materi IPA secara mandiri di asrama. Semoga Irson terus semangat belajar dan menjadi contoh yang baik bagi teman-temannya,” ujarnya.

Sementara itu, Guru pendamping Matematika SMP SATP, Elvira Purba, menyampaikan bahwa sebanyak sembilan siswa SMP SATP mengikuti ajang yang sama. Para siswa tersebut menjalani pendampingan rutin dua kali dalam seminggu sebagai bagian dari persiapan kompetisi, disertai belajar mandiri di asrama.

“Semoga Rasman terus belajar, tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang diraih, dan menjadi inspirasi bagi teman-teman SATP lainnya,” tuturnya.

Ketua Pusat Prestasi SATP, Elpianus Paat, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah kerja kolektif antara siswa, pembimbing, serta dukungan lembaga.

“Prestasi ini lahir dari pendampingan intensif para pembimbing dan semangat belajar mandiri siswa. Kami menyampaikan terima kasih kepada YPMAK dan PT Freeport Indonesia atas dukungan yang memungkinkan lahirnya prestasi membanggakan ini,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala SATP, Sonianto Kuddi. Menurutnya, prestasi tingkat nasional yang diraih dua siswa tersebut mencerminkan nilai kedisiplinan, kerja keras, dan karakter yang terus ditanamkan di SATP.

“Keberhasilan ini bukan hanya bukti kecerdasan, tetapi juga hasil kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan dari YPMAK, PT Freeport Indonesia, para guru, dan orang tua. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh murid, khususnya murid asli Papua, untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Melalui kemenangan Rasman Aim dan Irson Yolemal, SATP kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang aktif mencetak generasi Papua yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter. Dari Mimika, semangat juang itu terus tumbuh—membawa harapan bahwa anak-anak Papua mampu berdiri sejajar dan bersinar di panggung nasional, bahkan internasional. (ots-1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *