Timika, fajarpapua.com – Kepolisian memastikan situasi keamanan di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, pasca terjadinya perdamaian dua kelompok yang sempat bertikai, kini dalam kondisi aman dan kondusif.
Komandan Batalyon B Brimob Polda Papua Tengah, Kompol Umbu Sairo, mengatakan aktivitas masyarakat telah kembali berjalan normal.
Ia menegaskan, tidak ditemukan lagi warga yang membawa alat perang maupun senjata tajam.
“Untuk saat ini wilayah Distrik Kwamki Narama kami nyatakan aman dan kondusif. Seluruh aktivitas masyarakat sudah berjalan normal, baik kegiatan sekolah, berkebun, berjualan, maupun aktivitas ibadah,” kata Kompol Umbu Sairo, Rabu (4/2).
Menurutnya, kehadiran personel Brimob di wilayah tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat agar kehidupan sosial dapat kembali berlangsung secara normal dan lancar.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi celah bagi para pelaku kejahatan untuk melakukan perbuatannya,” tegasnya.
Meski situasi dinyatakan kondusif, pihaknya masih menempatkan personel Brimob untuk membackup Polsek dan Polres setempat.
Hal ini dilakukan karena masih terdapat satu pihak yang belum melaksanakan upacara adat sebagai bagian dari proses perdamaian.
“Kami masih menempatkan personel karena salah satu pihak belum melaksanakan upacara adat bakar batu, sementara pihak lainnya sudah melaksanakan,” ujarnya.
Polisi mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar keamanan dan ketertiban di Distrik Kwamki Narama dapat terus terjaga. (ron)
















Komentar (0)