Timika, fajarpapua.com – Sejak diluncurkan pada Juli 2025, Mall Pelayanan Publik (MPP) Mimika telah memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat di daerah ini.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mimika, Papua Tengah mencatat sejak Juli hingga Desember 2025, MPP Mimika melakukan sebanyak 111.645 layanan.
Kepala DPMPTSP Mimika, Marselino Mameyao kepada wartawan, Sabtu kemarin mengungkapkan 111.645 layanan masyarakat tersebut tersebar di 34 loket layanan yang ada di MPP Mimika.
“Kami mencatat layanan yang diberikan sejak Juli-Desember 2025 itu sebanyak 111.645 layanan dari 34 loket layanan yang ada di MPP,” kata Marselino.
Ia mengatakan pada Tahun 2025 sebanyak 34 instansi layanan publik dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/D) membuka loket pelayanan di MPP Mimika.
“Di tahun 2026 ada dua instansi pemerintah bergabung membuka loket pelayanan yakni Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) dan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mimika. Jadi sekarang jumlahnya bertambah menjadi 36 loket pelayanan,” katanya.
Marselino juga mengungkapkan, sejak dibuka MPP Mimika menyumbang pendapatan pajak daerah senilai Rp 1.155.835.670.
Dikatakan pendapatan pajak tersebut diperoleh dari pelayanan publik yang dilaksanakan di MPP sejak bulan Juli sampai Desember 2025.
Ia menjelaskan MPP Mimika hadir untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN/D, dan swasta dalam satu tempat agar mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses layanan publik.
“Semua pelayanan di Mimika saat ini telah dipusatkan di MPP untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan publik,” ujarnya.
DPMPTSP terus membangun komunikasi dengan beberapa instansi pelayanan publik di Mimika agar dapat membuka loket layanan di MPP Mimika.
Ia mengatakan, pada 2026 DPMPTSP Mimika akan membangun gedung baru Kantor DPMPTSP Mimika di Jalan WR Supratman, Distrik Mimika.
“Di gedung baru itu rencananya akan jadi kantor kami dan MPP juga dipindahkan di ke sana karena sekarang kita masih memakai gedung Kantor Dukcapil Mimika,” ujarnya. (an)

















Komentar (0)