Polisi Paris melarang penyelenggaraan pertemuan tahunan umat Muslim yang direncanakan berlangsung di Bourget, Paris, dari Jumat hingga Senin, 3-6 April. Alasan utama pelarangan ini adalah kekhawatiran akan munculnya risiko aksi terorisme yang mengincar komunitas Muslim di Prancis.
Larangan tersebut disampaikan menyusul keberhasilan aparat keamanan menggagalkan rencana pengeboman di gedung Bank of America, Paris, akhir pekan lalu. Kepolisian menyatakan bahwa ada kemungkinan kelompok sayap kanan kecil berusaha mengganggu acara tersebut, dan menilai pertemuan itu berpotensi memicu serangan teror.
Keputusan ini diambil saat Kementerian Dalam Negeri Prancis tengah menyiapkan rancangan undang-undang baru untuk menangkal radikalisme Islam yang menyusup ke dalam kelompok Muslim. Rancangan undang-undang tersebut dijadwalkan akan diajukan ke kabinet Presiden Emmanuel Macron pada akhir April.
Langkah ini diambil dalam konteks ketegangan global dan kekhawatiran meningkat terhadap keamanan nasional, terutama terkait perang di Timur Tengah dan kekhawatiran akan serangan teror yang mungkin terjadi di tanah Prancis.








Komentar (0)