Jayapura, fajarpapua.com – Aparat kepolisian mengungkap fakta mencengangkan terkait tingginya angka kriminalitas di Kabupaten Jayapura.
Sebanyak 90 persen kasus kejahatan di wilayah tersebut disebut dipicu oleh konsumsi minuman keras (Miras) khususnya minuman keras lokal.
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius Helan, menegaskan bahwa miras lokal menjadi faktor dominan di balik berbagai tindak kriminal, seperti pencurian, penganiayaan hingga pencurian dengan kekerasan (Curas).
“Penyebab kasus kriminal atau kejahatan di wilayah Kabupaten Jayapura, 90 persen karena miras lokal. Minuman ini sangat merusak generasi muda di daerah ini,” tegasnya saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kantor Bupati Jayapura, Senin (13/4).
Menurutnya, konsumsi miras lokal tidak hanya memicu tindakan kriminal, tetapi juga berdampak serius pada kesehatan, khususnya kerusakan saraf dan perilaku tidak terkendali di kalangan anak muda.
Selain Miras, pihak kepolisian juga menyoroti maraknya kasus penyalahgunaan Narkoba yang turut memperparah kondisi sosial masyarakat.
Banyak generasi muda terlibat dalam peredaran maupun penggunaan narkotika jenis ganja dan sabu.
“Masalah narkoba ini juga menjadi perhatian serius karena sudah banyak pemuda yang menjadi korban dan terlibat dalam peredarannya,” ujarnya.
Sebagai langkah tegas, Kapolres mengaku telah memerintahkan jajaran Satuan Reserse Narkoba untuk menggelar operasi pemberantasan miras lokal di seluruh wilayah Kabupaten Jayapura.
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengungkap dua lokasi produksi miras lokal jenis boplas.
“Kami menemukan dua pabrik pembuatan miras lokal dan seluruh barang bukti bersama pelaku sudah diamankan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal, khususnya pencurian sepeda motor yang belakangan marak terjadi.
Warga diimbau menggunakan kunci ganda serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan mengawasi generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan Miras maupun Narkoba.
“Peran keluarga dan masyarakat sangat penting untuk mencegah anak-anak kita terlibat dalam hal-hal yang membahayakan masa depan mereka,” tutupnya. (hsb)








Komentar (0)