Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Cuaca Panas Ekstrem Rendam Jemaah Haji, Petugas Penyemprot Disiagakan

Cuaca Panas Ekstrem Rendam Jemaah Haji, Petugas Penyemprot Disiagakan
Foto / INTERNASIONAL
Redaksi1 menit baca5 kali dibaca

Musim haji tahun ini diwarnai oleh suhu udara yang sangat ekstrem, menyulitkan jemaah dalam menjalankan ibadah. Saat pelaksanaan Salat Jumat di Masjidil Haram, suhu mencapai 42 derajat Celsius, membuat kondisi di lapangan semakin menantang.

Bagi jemaah Indonesia, yang umumnya terbiasa dengan suhu sekitar 30 derajat Celsius, suhu panas ini menjadi tantangan tersendiri. Kesehatan dan kenyamanan mereka menjadi perhatian utama selama pelaksanaan ibadah di tanah suci.

Untuk mengurangi dampak panas yang menyengat, otoritas Arab Saudi menempatkan petugas penyemprot air dingin di sekitar area masjid. Langkah ini diambil untuk membantu mendinginkan suasana dan mencegah dehidrasi maupun kelelahan yang berlebihan di kalangan jamaah.

Penggunaan penyemprot air ini menjadi salah satu upaya strategis agar jamaah tetap bisa menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman, mengingat suhu ekstrem yang melanda musim haji tahun ini. Pemerintah Indonesia juga mengingatkan jemaah untuk selalu menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.