Timika, fajarpapua.com – Di tengah rasa sakit yang terus menyerang tubuh kecilnya, Perenando hanya memiliki satu harapan sederhana, yakni sembuh dan kembali bersekolah bersama teman-temannya.
“Tuhan Yesus tolong sembuhkan saya, saya ingin kembali sekolah,” ucap bocah kelas dua SD asal Papua Pegunungan itu dalam doa yang penuh harapan.
Perenando kini harus berjuang melawan tumor perut yang membuat kondisi tubuhnya terus melemah. Penyakit yang awalnya hanya berupa rasa sakit di bagian perut itu, perlahan membuat berat badannya turun drastis hingga kedua kakinya menjadi kaku dan sulit digerakkan.
Anak yang sebelumnya dikenal ceria dan penuh semangat itu kini hanya bisa terbaring sambil menahan sakit. Aktivitas sekolah yang dulu menjadi rutinitasnya pun terpaksa berhenti akibat kondisi kesehatannya yang semakin memburuk.
Perenando ditemani kakaknya dari kampung halaman di Wamena menuju rumah sakit dengan menempuh perjalanan ribuan kilometer.
Namun keterbatasan biaya membuat pengobatan Perenando sempat terlambat dilakukan hingga tumor yang dideritanya disebut telah menyebar ke beberapa bagian tubuh.
Bahkan dalam proses pengobatan, kakaknya pernah kehabisan uang hingga mereka sempat tidak makan. Kondisi itu membuat tubuh Perenando semakin melemah.
Kisah perjuangan bocah asal Papua Pegunungan tersebut kini mengetuk hati banyak orang.
Melalui penggalangan dana yang dilakukan Komunitas Cendrawasih Peduli Papua di platform kitabisa.com, masyarakat diajak membantu biaya pengobatan Perenando agar tidak terputus.
Berdasarkan data penggalangan dana, hingga saat ini donasi yang terkumpul mencapai Rp 74.120.681 dari target Rp 120 juta.
Penggalangan dana tersebut masih berlangsung selama 44 hari ke depan dan telah mendapat dukungan dari 821 donatur.
Program bantuan ini juga telah melalui proses verifikasi identitas penggalang dana, data pasien, serta penerima dana oleh pihak kitabisa.com.
Selain itu, tercatat sudah dilakukan 11 kali pencairan dana untuk membantu kebutuhan pengobatan Perenando, dengan pembaruan terakhir pada 1 Juni 2026.
Dukungan dan doa dari masyarakat terus mengalir untuk kesembuhan Perenando.
Sejumlah donatur berharap bocah tersebut bisa kembali sehat dan melanjutkan sekolah seperti anak-anak lainnya.
“Semoga lekas sembuh ya ade,” tulis salah satu donatur dalam kolom doa.
Masyarakat yang ingin membantu pengobatan Perenando dapat menyalurkan donasi melalui laman resmi berikut: https://kitabisa.com/campaign/cppperenando
Uluran tangan dari masyarakat diharapkan menjadi harapan baru bagi Perenando untuk sembuh dan kembali meraih cita-citanya.(mas)


