Lewati ke konten utama

6.950 Warga Kabupaten Jayapura Sudah Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

Redaksi Fajar PapuaPenulis
FanEditor
17.48 WIT2 menit baca86 dibaca
Petugas kesehatan memberikan layanan cek kesehatan gratis kepada warga di salah satu Puskesmas di Kabupaten Jayapura.
Petugas kesehatan memberikan layanan cek kesehatan gratis kepada warga di salah satu Puskesmas di Kabupaten Jayapura.Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura mencatat sebanyak 6.950 warga telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Juli 2026.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, drg. Adi Kurniawan, Senin (20/7/2026), mengatakan program tersebut dilaksanakan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Jayapura.

"Dari 7.340 warga yang mendaftar, sebanyak 6.950 orang telah menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Sisanya belum datang untuk memeriksakan kesehatannya," ujar drg. Adi.

Ia menjelaskan, kelompok usia yang paling banyak mengikuti pemeriksaan adalah usia 40-59 tahun sebanyak 1.828 orang, disusul usia 18-29 tahun sebanyak 1.341 orang, dan usia 30-39 tahun sebanyak 1.097 orang.

Selanjutnya, usia 7-12 tahun sebanyak 656 orang, lansia usia 60 tahun ke atas sebanyak 634 orang, usia 13-15 tahun sebanyak 614 orang, usia 16-18 tahun sebanyak 460 orang, anak usia 1-6 tahun sebanyak 296 orang, serta bayi di bawah usia satu tahun sebanyak 24 orang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyakit yang paling banyak ditemukan adalah kelebihan berat badan (overweight) sebanyak 911 orang, hipertensi sebanyak 623 orang, serta kadar gula darah tinggi pada 400 orang. Selain itu, ditemukan pula berbagai penyakit lainnya.

"Dengan jumlah penduduk Kabupaten Jayapura sekitar 200 ribu jiwa, masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan layanan ini. Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar seluruh warga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis," katanya.

Menurut drg. Adi, minat masyarakat masih rendah karena sebagian besar warga baru datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah sakit. Sementara itu, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di sekolah juga terkendala banyaknya siswa yang belum memiliki identitas kependudukan yang tervalidasi dalam aplikasi Cek Kesehatan Gratis.

"Kami sudah mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, namun banyak siswa hanya membawa kartu keluarga sehingga datanya belum dapat terverifikasi di aplikasi," bebernya.

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh Puskesmas dan mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut.

"Kami berharap seluruh warga Kabupaten Jayapura memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan terdekat," pungkasnya.(hsb)