Timika, fajarpapua.com – Polres Mimika bersama tim masih terus melakukan investigasi kasus penculikan warga sipil di Distrik Jila, Kabupaten Mimika.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak mengatakan, pihaknya masih terkendala saksi dalam mengungkap kasus tersebut.
“Termasuk seorang ibu yang dibuang ke jurang dan mengalami patah kaki. Ibu tersebut sudah dibawa keluarganya ke tempat yang jauh sehingga sampai saat ini belum bisa kami temukan,” kata Alredo di Mapolres Mimika, Senin (24/8).
Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan informasi terbaru terkait kasus tersebut. Polisi masih mendalami informasi mengenai kronologi kejadian dan belum mengetahui motif penculikan.
“Kami belum mendapatkan hal-hal yang baru, hanya informasi-informasi ter-update terkait kronologinya saja dan belum diketahui motifnya apa,” katanya.
Terkait kelompok yang diduga terlibat, Kapolres mengatakan pihaknya belum dapat memastikan identitas maupun kelompok para pelaku.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, para pelaku diduga menggunakan bahasa Nduga. Namun, hal tersebut masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.
“Belum tahu dari kelompok mana karena tidak ada pernyataan sikap dari mereka. Biasanya setelah beraksi mereka membuat pernyataan sikap,” tuturnya.
Kapolres menambahkan, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mimika untuk mendukung penanganan di Jila telah diterima.
“Bantuan sudah sampai. Kami dibantu helikopter dari TNI untuk membawa bantuan,” ujarnya. (ron)









