Nabire, fajarpapua.com – Sekretaris Komisi V DPR Provinsi Papua Tengah, Ardi, S.T., M.IST, mengapresiasi respons cepat Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dalam menangani dampak kebakaran hutan di wilayah Kabupaten Nabire.
Salah satu langkah yang dilakukan Dinkes Papua Tengah yakni membagikan masker secara gratis kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran.
“Saya mengapresiasi respons cepat Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah yang langsung turun memberikan masker gratis kepada masyarakat di Nabire. Ini merupakan langkah yang sangat baik untuk mengurangi risiko kesehatan akibat paparan asap kebakaran,” ujar Ardi.
Menurutnya, penanganan kebakaran hutan tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman, tetapi juga harus disertai langkah mitigasi terhadap dampaknya bagi kesehatan masyarakat.
Ardi menyebutkan, kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan perlu mendapatkan perhatian khusus ketika kualitas udara menurun akibat asap kebakaran.
Ia berharap Dinas Kesehatan Papua Tengah terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat dan menyiagakan puskesmas maupun fasilitas pelayanan kesehatan apabila terjadi peningkatan kasus gangguan pernapasan.
“Selain pembagian masker, saya berharap edukasi kepada masyarakat terus dilakukan. Jika kondisi udara memburuk, masyarakat harus mendapatkan informasi yang cepat mengenai langkah-langkah perlindungan yang perlu dilakukan,” katanya.
Ardi juga mengimbau masyarakat Nabire untuk menggunakan masker ketika berada di luar rumah dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat.
Masyarakat yang mengalami keluhan atau gangguan pernapasan juga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.
“Terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dan seluruh tenaga kesehatan yang bergerak cepat di lapangan. Respons seperti inilah yang kita harapkan, pemerintah hadir dan bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan,” tutup Ardi.(red)







