Lewati ke konten utama

Seorang Warga yang Dieksekusi OPM di Yahukimo Ternyata Berhasil Selamat, Satgas Kantongi Identitas Para Pelaku

Redaksi Fajar PapuaPenulis
19.18 WIT3 menit baca387 dibaca
Korban saat mendapat perawatan medis di RSUD Dekai.
Korban saat mendapat perawatan medis di RSUD Dekai.Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Seorang warga bernama Adit (40) yang menjadi korban penganiayaan berat menggunakan senjata tajam di kawasan Jalan Sosial, Kompleks Kali Bonto, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berhasil selamat setelah mendapat perawatan medis di RSUD Dekai.

Tim Gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo kini tengah memburu pelaku yang menyerang korban pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 19.15 WIT.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengatakan, korban dianiaya saat kawasan Kali Bonto mengalami pemadaman listrik.

“Pelaku setelah kejadian langsung melarikan diri. Setelah menerima informasi, tim gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo merespons dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan langkah-langkah penyidikan, diantaranya mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti yang masih ada di TKP,” ujar Yusuf saat diwawancarai media, Sabtu (22/8).

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian leher. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan awal saksi, saat kejadian salah seorang saksi yang berada di lantai atas mendengar korban berteriak meminta tolong. Saksi kemudian turun ke lantai bawah dan menemukan korban dalam kondisi tergeletak di atas meja makan.

Korban sempat memberi tahu saksi bahwa pelaku melarikan diri ke arah gereja. Saksi kemudian meminta bantuan warga lainnya untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Yusuf mengatakan, petugas telah mengantongi ciri-ciri pelaku berdasarkan hasil penyelidikan sementara. Pelaku diduga berasal dari KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yalenang pimpinan Kombi Yemberengge.

Meski demikian, dugaan tersebut masih didalami aparat untuk memastikan identitas serta pihak yang bertanggung jawab atas penganiayaan tersebut.

Dari hasil penanganan medis, korban hingga Jumat (21/8) malam dalam kondisi sadar dan berangsur membaik setelah mendapat perawatan di RSUD Dekai.

“Kondisi korban alhamdulillah sadar dan lukanya sudah ditangani dengan baik. Saat ini masih dalam perawatan medis di rumah sakit,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku.

“Personel telah merespons kejadian dan melakukan langkah-langkah penyelidikan. Kami terus mengumpulkan informasi serta keterangan saksi untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” kata Faizal.

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo terus mendalami keterangan saksi dan informasi yang diperoleh di lapangan untuk mengungkap rangkaian kejadian serta menemukan keberadaan pelaku.

Penanganan perkara dilakukan secara terukur sesuai prosedur hukum yang berlaku. Aparat juga berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan untuk menindaklanjuti setiap informasi terkait keberadaan pelaku.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Warga yang mengetahui ciri-ciri maupun keberadaan pelaku diharapkan segera menyampaikannya kepada aparat.

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan penanganan terhadap korban tetap menjadi perhatian, sementara penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan.(ron)