Lewati ke konten utama

Dua Siswa PKL Ditemukan Tewas di Bengkel SP 3 Timika

Redaksi Fajar PapuaPenulis
09.36 WITTrending3.003 dibaca
Dua siswa SMK yang sedang menjalani PKL ditemukan meninggal dunia di sebuah bengkel kawasan Jalan Menuju Kompi B, SP 3, Kabupaten Mimika, Minggu (30/8/2026) dini hari.
Dua siswa SMK yang sedang menjalani PKL ditemukan meninggal dunia di sebuah bengkel kawasan Jalan Menuju Kompi B, SP 3, Kabupaten Mimika, Minggu (30/8/2026) dini hari.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Dua siswa yang sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) ditemukan meninggal dunia dengan luka serius di kawasan SP 3, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (30/8/2026) dini hari.

Kedua korban diketahui bernama Nomison Genongga dan Tardius Kogoya. Keduanya merupakan siswa STM Negeri 1 Kuala Kencana, jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Nomison diketahui tinggal di Jalur 1 Trans Lokal SP 3, sedangkan Tardius berdomisili di SP 12 Blok 1. Keduanya tercatat mulai menjalani PKL di Bengkel Mobil Sendang Jaya sejak 1 Juli 2026.

Selain Nomison dan Tardius, terdapat dua siswa lainnya yang juga menjalani PKL di bengkel tersebut. Keempat siswa tersebut merupakan peserta PKL dari jurusan otomotif atau Teknik Kendaraan Ringan.

Informasi lapangan menyebutkan, kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka serius pada bagian leher.

Peristiwa tersebut diduga terjadi sekitar pukul 03.00 WIT. Namun, waktu pasti maupun kronologi kejadian masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

Salah seorang korban ditemukan hanya mengenakan celana pendek tanpa baju. Sementara korban lainnya mengenakan kemeja kotak-kotak merah hitam dan celana pendek berwarna kuning.

Foto dan video terkait penemuan kedua korban kemudian beredar luas melalui sejumlah grup WhatsApp masyarakat Timika.

Dalam sejumlah pesan yang beredar, warga juga saling mengingatkan agar berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi kejadian.

Sebelumnya juga beredar pesan di lingkungan sekolah yang menyebutkan kedua korban meninggal setelah mengalami luka pada bagian leher akibat benda tajam.(red)