Timika, fajarpapua.com – Sembilan warga diamankan personel gabungan TNI-Polri setelah kedapatan membawa senjata tajam saat patroli dan razia di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Selasa (2/9).
Penindakan tersebut dilakukan Polres Mimika bersama personel TNI sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pascakonflik sosial atau perang antar kelompok yang terjadi di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan patroli dan razia, aparat gabungan menempatkan sembilan titik pemeriksaan di sejumlah lokasi di Distrik Kwamki Narama.
Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Putut Yudha Pratama mengatakan, sembilan warga tersebut diamankan setelah petugas menemukan mereka membawa senjata tajam di tempat umum.
“Kami sementara ini mengamankan sembilan orang karena kedapatan membawa senjata tajam berupa busur, anak panah dan parang,” ujar AKP Putut Yudha Pratama.
Sembilan warga yang diamankan masing-masing berinisial MW, RT, DT, IT, MM, YK, JW, MK dan MD.
Dari penindakan tersebut, aparat turut menyita sejumlah barang bukti, yakni dua busur panah, 23 anak panah, empat parang, satu ketapel, satu tulang kasuari serta dua unit kendaraan roda empat yang diduga digunakan untuk membawa senjata.
Terhadap sembilan orang tersebut, penyidik menerapkan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun.
“Kepada sembilan orang tersebut kami terapkan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” kata AKP Putut.
Polres Mimika menegaskan, patroli dan razia akan terus dilakukan secara intensif hingga batas waktu yang belum ditentukan untuk mencegah terjadinya konflik lanjutan di Distrik Kwamki Narama.
Masyarakat diimbau tidak membawa, menggunakan maupun menyimpan senjata tajam atau senjata lainnya yang dapat memicu terjadinya gangguan keamanan.
Aparat juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas serta menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Polres Mimika bersama unsur TNI dan pihak terkait akan terus melakukan langkah pengamanan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mimika. (ron)









