Timika, fajarpapua.com – Konvoi kendaraan yang membawa karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) dari kawasan highland menuju lowland ditembaki di sekitar Mile 60 area operasional PTFI, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (2/9) sekitar pukul 08.05 WIT.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden penembakan itu.
“Tidak ada korban jiwa. Konvoi bus karyawan yang bergerak dari 68 menuju lowland ditembak di Mile 60 sekitar pukul 08.05 WIT,” kata Alredo.
Menurutnya, dalam kejadian tersebut terdapat dua bus karyawan dan satu mobil box cargo yang mengangkut barang milik penumpang karyawan yang terkena tembakan.
Setelah penembakan, lima bus yang berada di belakang rombongan kemudian ditarik kembali menuju kawasan highland demi alasan keamanan.
Sementara itu, tiga kendaraan yang berada di bagian depan dan terkena tembakan tetap melanjutkan perjalanan hingga tiba di kawasan lowland.
“Tiga kendaraan di depan yang kena tembak terus meloloskan diri dan melaju sampai lowland. Sekarang diamankan menuju Mile 32,” ungkapnya.
Kapolres mengatakan aparat keamanan melakukan pengamanan terhadap kendaraan dan karyawan yang terdampak untuk memastikan perjalanan berlangsung aman.
Hingga saat ini, aparat masih melakukan penanganan dan pengamanan di sekitar lokasi kejadian.
Sementara informasi yang diterima fajarpapua.com menyebutkan, penembakan terjadi terhadap rombongan yang terdiri dari delapan bus karyawan PTFI yang sedang dalam perjalanan dari Tembagapura menuju Timika.
Dari delapan bus tersebut, dua bus dilaporkan terkena tembakan. Belum diketahui apakah terdapat korban dalam kejadian tersebut.
Pasca-penembakan, rombongan bus tertahan di sekitar MP58 untuk menunggu penguatan pengawalan dari aparat keamanan sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.(ron)









