Lewati ke konten utama

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan Dok V Bawah Jayapura, 550 Kepala Keluarga Terdampak

Redaksi Fajar PapuaPenulis
18.37 WIT3 menit baca34 dibaca
Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman warga Palopo (Kampung Nelayan), Mandala Pantai Dok V Bawah, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Senin (31/8).
Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman warga Palopo (Kampung Nelayan), Mandala Pantai Dok V Bawah, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Senin (31/8).Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman warga Palopo atau Kampung Nelayan, Mandala Pantai Dok V Bawah, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (31/8) siang.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.25 WIT tersebut mengakibatkan ratusan warga terdampak. Kondisi pemukiman yang padat dengan bangunan saling berdempetan membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah warga lainnya.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen melalui Kabag Ops Polresta Jayapura Kota Kompol I Nengah S. Gapar menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat dari salah satu bangunan indekos.

Saat itu, saksi yang berada di dalam rumah melihat kepulan asap. Setelah keluar untuk mengecek, saksi mendapati kobaran api berasal dari arah bangunan indekos tersebut.

“Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan karena melihat api mulai membesar. Warga kemudian menghubungi Kepolisian melalui layanan 110,” kata Kompol I Nengah S. Gapar, Selasa (1/9/2026).

Merespons laporan tersebut, personel piket fungsi Polresta Jayapura Kota bersama Satuan Samapta langsung mengerahkan satu unit kendaraan AWC (Armoured Water Cannon) menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman.

Setibanya di lokasi, personel Satuan Samapta Polresta Jayapura Kota bersama AWC Brimob Polda Papua, AWC Ditsamapta Polda Papua dan kendaraan pemadam lainnya langsung melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.

Selain membantu proses pemadaman, personel kepolisian melakukan pengamanan lokasi, membantu warga terdampak, mengatur arus lalu lintas serta memastikan seluruh proses penanganan berjalan aman dan lancar.

Kabag Ops Polresta Jayapura Kota bersama personel piket fungsi, Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Jayapura Kota serta jajaran Polsek Jayapura Utara juga turun langsung ke lokasi untuk memantau proses penanganan kebakaran.

“Penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam proses pendalaman oleh Satreskrim Polresta Jayapura Kota melalui penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujarnya.

Kompol I Nengah mengatakan, respons cepat personel merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat dalam situasi darurat.

“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, personel langsung bergerak cepat menuju lokasi dengan membawa kendaraan AWC untuk membantu proses pemadaman. Selain itu, personel juga melakukan pengamanan, membantu masyarakat yang terdampak serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.

Dia menambahkan, kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran melalui proses penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polresta Jayapura Kota.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bersama-sama menjaga keamanan di sekitar lokasi kejadian,” tambahnya.

Berkat upaya petugas di lapangan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIT. Setelah itu, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali membesar.

Berdasarkan pendataan sementara, jumlah warga yang berada di wilayah terdampak diperkirakan mencapai sekitar 550 kepala keluarga (KK).

Rinciannya, RT 002 sebanyak sekitar 200 KK dan RT 007 sekitar 350 KK. Sementara jumlah pasti rumah yang terdampak serta total kerugian materiel masih dalam proses pendataan resmi oleh instansi terkait.

Warga terdampak saat ini telah diarahkan menuju posko bantuan yang berlokasi di Lapangan Basket Belakang Tribun Selatan Stadion Mandala Jayapura.

Di lokasi tersebut telah disiapkan tenda darurat serta bantuan logistik bagi masyarakat yang membutuhkan.

(hsb)