Lewati ke konten utama

Pomdam XVII/Cenderawasih Perkuat Disiplin Prajurit Lewat Sosialisasi Safety Riding dan Safety Driving

Redaksi Fajar PapuaPenulis
20.27 WIT3 menit baca75 dibaca
Personel Kodam XVII/Cenderawasih saat mengikuti sosialisasi tertib berlalu lintas
Personel Kodam XVII/Cenderawasih saat mengikuti sosialisasi tertib berlalu lintasFoto / Hukum
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cenderawasih meningkatkan disiplin dan kesadaran personel dalam berlalu lintas melalui Sosialisasi dan Pembekalan Tata Cara serta Etika Berkendara di Makodam XVII/Cenderawasih.

Kegiatan yang melibatkan Polda Papua dan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua tersebut diikuti personel Kodam XVII/Cenderawasih sebagai langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman prajurit dan PNS mengenai keselamatan berkendara, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas.

Danpomdam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpm Roby Zulkarnaen mengatakan, disiplin berlalu lintas masih menjadi perhatian sehingga diperlukan pembinaan secara konsisten untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan personel.

Menurutnya, keselamatan berkendara tidak cukup hanya mengandalkan pengawasan dan penegakan aturan. Kesadaran setiap pengguna jalan menjadi faktor penting dalam membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap personel Kodam XVII/Cenderawasih semakin memahami tata cara dan etika berkendara, sehingga angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir,” ujar Kolonel Cpm Roby Zulkarnaen, Rabu (2/9/2026).

Ia menyebut, pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, pembinaan disiplin, evaluasi setiap kejadian lalu lintas, serta penerapan 16 tugas pengemudi menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan keselamatan berkendara di lingkungan satuan.

“Marilah kita sama-sama menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Disiplin tidak hanya diterapkan saat melaksanakan tugas, tetapi juga ketika berada di jalan,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga mendapatkan edukasi dari Ditlantas Polda Papua yang diwakili AKP Novalius Yoku.

Ia menjelaskan, penegakan hukum, tilang elektronik, tilang manual hingga teguran merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran dan keselamatan berlalu lintas.

AKP Novalius menuturkan, keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Karena itu, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman harus menjadi kebiasaan setiap kali berkendara.

“Semua aksi yang dilakukan dalam penegakan lalu lintas pada prinsipnya adalah untuk keselamatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua Hermanus Haurissa memberikan pemahaman mengenai perlindungan dan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas di jalan umum sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pemaparannya, santunan bagi korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta, sedangkan korban luka-luka mendapat biaya perawatan maksimal Rp20 juta sesuai ketentuan yang berlaku.

Kehadiran Polda Papua dan Jasa Raharja sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.

Materi yang diberikan mencakup pembinaan disiplin, pemeriksaan kelayakan kendaraan, evaluasi kejadian lalu lintas, serta penerapan 16 tugas pengemudi.

Melalui kegiatan tersebut, Kodam XVII/Cenderawasih berkomitmen membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas di lingkungan personel.

Keselamatan berkendara diharapkan menjadi bagian dari disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme prajurit, sekaligus mendorong personel menjadi teladan bagi masyarakat dalam berkendara secara aman dan bertanggung jawab. (hsb)